SINURBERITA

Menyuarakan Kepentingan Rakyat

Blog

Yonif 432/WSJ Kostrad Gelar Makan Siang Gratis untuk Masyarakat Distrik Yigi Papua Pegunungan

Makan siang gratis

KAB. NDUGA, SINURBERITA.COM

Prajurit Yonif 432/WSJ Kostrad melaksanakan kegiatan makan siang gratis bagi masyarakat Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Senin, (8/7/2024).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mencegah dan menekan angka kurang gizi, khususnya pada anak-anak, serta mendukung program pemerintah dalam memerangi stunting.

Baca juga : Bony Pemilik Toko Bangunan Kuasai Lahan Eks Tambang  PT. Timah Tanpa Izin

Danpos Yigi memimpin inisiatif ini dengan mengundang orang tua dan tokoh masyarakat, termasuk Bapak Waipan Murib selaku bapa suku di Distrik Yigi. Kehadiran tokoh masyarakat setempat menunjukkan dukungan dan kerjasama yang erat antara prajurit dan warga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan komunitas.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 21,5 persen, hanya turun 0,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 21,6 persen. Menkes Budi mengungkapkan bahwa salah satu penyebab rendahnya penurunan stunting adalah belum ditemukannya model implementasi yang efektif untuk program yang telah ditetapkan. Menurutnya, ada masalah dalam eksekusi di lapangan sehingga program pencegahan stunting belum berjalan dengan optimal.

“Masalah eksekusi di lapangannya, implementasi di lapangannya, itu belum ketemu model implementasi di lapangan yang pas. Nah, itu yang sekarang sedang kita cari model pas-nya,” ujar Menkes Budi di Jakarta, 9 Mei 2024.

Lettu Inf Gayuh Nanda Prayudin menegaskan, “Kami akan mendukung segala upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai kapasitas kami”, tegasnya.

Selain makan siang, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan silaturahmi antara tokoh masyarakat dan jajaran Prajurit Lintas Udara 432, yang telah berlangsung beberapa kali di Distrik Yigi. Upaya ini tidak hanya memberikan bantuan nyata, tetapi juga memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat setempat. (*HMS/red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *