AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN

MEDAN, SINURBERITA.COM

Perjudian adalah suatu tindak pidana yaitu pertaruhan sejumlah uang/barang dimana yang menang mendapat uang/barang taruhan itu atau dengan kata lain adu nasib, sebagai bentuk permainan yang bersifat untung-untungan bagi yang turut main. Masalah perjudian dapat merugikan masyarakat dan moral bangsa kita. Pada dasarnya, kejahatan ini mengakibatkan ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakat menjadi terganggu. Selain itu, pengaruh bagi anak – anak sangatlah besar, mereka akan ikut-ikutan melakukan tindak pidana perjudian yang mereka lihat terjadi di lingkungannya akan berpengaruh negatif terhadap psikologis anak serta menimbulkan kerugian materiil bagi mereka yang melakukannya.

Baca juga : Valentine Cafe Diduga Sarang Prostitusi

Untuk itu, dalam membasmi praktik perjudian, merupakan tugas dan tanggungjawab kita bersama sebagai anak Bangsa. Peran dari berbagai pihak harus saling berkolaborasi demi berhasilnya suatu wilayah atau daerah yang bebas dari praktik perjudian.

Kompleks Pergudangan Amplas Center Blok C10 yang berlokasi di depan Terminal Amplas, Timbang Deli Kec. Medan Amplas Kota Medan Sumatera Utara diduga menjadi sarang perjudian. Menurut informasi yang dihimpun wartawan, bahwa Amplas Center kerap didatangi tamu berkendaraan pribadi. Sementara disitu jelas terpampang  slogan dilarang masuk (KUHP 551) yang terkesan hanya simbol belaka.

Baca juga : Pengadaan Obat Multivitamin TA 2021 Diduga Dikorupsi Dinas Kesehatan Deli Serdang

Menurut sumber yang tidak mau disebut namanya, kepada wartawan mengatakan, bahwa setiap hari banyak mobil pribadi yang masuk kedalam. “Emang benar bang, setiap hari banyak mobil pribadi yang masuk, sementara di depan terpampang KUHP 551, berarti itu hanya simbol aja bang”, katanya sambil menunjuk ketulisan tersebut.

Dugaan tersebut diperkuat saat tim media ke lokasi tersebut pada hari selasa tanggal 28 Juni 2022 pukul 17.00 WIB, akan tetapi dihalang-halangi Satpam setempat walau KTA (Kartu Tanda Anggota) sudah di foto. Namun tetap awak media tidak bisa masuk ke dalam untuk meliput pemberitaan yang diduga adanya Mesin Perjudian di lokasi tersebut.

Akan hal tersebut, diminta kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si agar menurunkan anggota atau tim ke lokasi tersebut untuk melakukan pengecekan di lokasi Amplas Center setelah tayangnya pemberitaan ini. Tugas Polri adalah untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (*Tim)

Mungkin Anda juga menyukai

10 Respon

  1. Juni 29, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  2. Juni 30, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  3. Juni 30, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  4. Juni 30, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  5. Juli 3, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  6. Juli 6, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  7. Juli 7, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  8. Agustus 3, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  9. Agustus 9, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

  10. September 12, 2022

    […] Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.