Beli Pertalite Daftar di Web MyPertamina, Netizen Angkat Bicara

JAKARTA, SINURBERITA.COM

PT. Pertamina (Persero) gencar mensosialisasikan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan mendaftar terlebih dahulu di situs web MyPertamina per 1 Juli. Masyarakat diminta tak perlu khawatir mengenai metode pembayarannya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan metode pembayaran saat membeli subsidi, Pertalite atau Solar tetap bisa menggunakan uang tunai.

“Jadi untuk pembayaran, masih sama dengan transaksi seperti biasa. Masyarakat memiliki banyak opsi, mulai dari pembayaran tunai (uang cash), kartu kredit/debit, ataupun pilihan non tunai lainnya, tidak terbatas hanya menggunakan MyPertamina”, kata Eko. Rabu (29/6).

Baca juga : Sekda Nuryakin : Makanan Tradisional Khas Barito Utara Tetap Lestari

Dia menjelaskan jika kendaraan dan identitas masyarakat sudah terkonfirmasi dan terdaftar, pengguna tersebut akan mendapatkan QR Code Unik. QR Code tersebut dapat digunakan melalui aplikasi MyPertamina, di-print atau disimpan di galeri ponsel masing-masing. QR Code tersebut nantinya akan dicocokan datanya di SPBU sebelum Pertamina melayani transaksi Pertalite dan Solar.

Eko menyampaikan bahwa pada periode 1 juli nanti akan ada 4 kota/kabupaten di Jawa Barat yang dilakukan ujicoba transaksi Pertalite dan Solar bagi pengguna kendaraan roda empat terdaftar.

“Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis akan menjadi 4 kota/kabupaten yang terlebih dahulu mulai dilakukan pendataan bagi pemilik kendaraan roda empat melalui laman subsiditepat.mypertamina.id sebagai website untuk pendaftaran masyarakat” ujar Eko.

Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN

Menanggapi rencana tersebut, muncul berbagai komentar dari netizen di media sosial. Akun @azizahkusumadara mencuit dalam komentarnya, “Semoga percobaan menyimpulkan mypertamina gak perlu dilanjutkan krn bukan mempermudah malah mempersulit , Aamiinnn”. Begitu pula @sri_scorpio_girl , “Kasihan yang orangtua2 gitu, apalagi yang gak ngerti smartphone kayak bapakku”.

@fajarfariansyahh, “Dampak negatif penerapan aturan ini; 1. Tidak semua orang mengerti cara pengaplikasiannya pada gadget. 2. Akan menimbulkan antrian panjang karena system bisa error. 3. Membahayakan SPBU dan orang2 di sekitarnya karena aturan dasar ketika mengisi BBM itu dilarang memaikan handphone. (*red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.