Canggih, Polisi Bisa Tilang Lewat Kamera HP

JAKARTA, SINURBERITA.COM

Tilang dengan sistem elektronik bukan cuma bisa dilakukan dari kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis yang dipasang di jalan-jalan. Saat ini Korlantas Polri sedang menggiatkan program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile atau tilang elektronik berbasis kamera hand phone (HP).

Polisi menyebut langkah ini sebagai ETLE Mobile, dimana petugas keamanan bisa berkeliling di jalanan dan memotret pelanggaran yang dilihatnya. Aktivitas ETLE mobile ini dilakukan dua polisi yang berboncengan naik motor.

Baca juga : AMPLAS CENTER DIDUGA JADI SARANG PERJUDIAN

Lalu seperti apa cara kerja Polisi melakukan tilang elektronik tapi lewat kamera HP? Dikutip dari kanal YouTube NTMC Channel, Kompol Muhammad Adiel Aristo selaku Kasigar Subdit Gakum Ditlantas Polda Jawa Tengah mengatakan Polda Jawa Tengah saat ini sudah menggunakan mekanisme tilang ETLE mobile ini.

Di mana, polisi yang berpatroli akan memotret pelanggar lalu lintas menggunakan handphone yang terhubung dengan aplikasi Mobile Sigap dan Go-Sigap. Jenis pelanggaran lalu lintas yang dapat difoto menggunakan ETLE Mobile melalui aplikasi Go-Sigap ini adalah pelanggaran yang kasat mata. Seperti tidak menggunakan helm, tidak menggunakan spion, nomor polisi atau TNKB tidak sesuai dengan aturan, dan yang lainnya.

Untuk penyelesaian tilang elektronik berbasis mobile ini, pelanggar tidak perlu bertemu langsung dengan polisi. Semuanya diselesaikan secara online.

Baca juga : Gubernur Al Haris Harap APKI Jambi Perkuat Kinerja

Kompol Muhammad Adiel Aristo menjelaskan, setelah surat konfirmasi tiba di rumah pelanggar, pelanggar mendapatkan pelayanan secara online, yang mana nomor handphone call center sudah berada di surat konfirmasi tersebut. Kemudian pelanggar diminta mengirimkan foto KTP, SIM, dan STNK kendaraan yang melanggar tersebut, dan petugas atau admin akan membantu untuk membuatkan tilang online dan juga memberikan nomor BRIVA (metode pembayaran yang disediakan Bank Rakyat Indonesia).

Pelanggar yang sudah melakukan pembayaran tilang, selanjutnya dapat mengirim kembali bukti pembayaran tilangnya ke call center kepolisian terkait. Setelah itu, proses tilang baru dianggap selesai.

Baca juga : Beli Pertalite Daftar di Web MyPertamina, Netizen Angkat Bicara

Di tempat terpisah, menurut Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Betty Nugroho mengatakan, adapun kamera HP yang dipakai bukan sembarangan. Karena merupakan kamera HP khusus yang sudah terhubung dengan database bagian urusan pelanggaran lalu lintas. Sedangkan untuk proses penilangannya, disebut sama saja dengan ETLE biasa. Dimana hasil gambar pelanggaran yang ditangkap dari ETLE mobile itu nanti secara otomatis bakal langsung terkirim ke bagian back office.

Apabila data-data sudah dilengkapi, petugas nantinya akan mencetak surat konfirmasi untuk dikirim melalui jasa kurir kepada pelanggar. Pelanggar lalu lintas nantinya akan diminta untuk menghubungi nomor kontak call center yang tertera dalam surat konfirmasi tersebut untuk tanya jawab dan mekanisme penyelesaian tilang.

Masyarakat yang merasa bukti lewat surat adalah bukan kendaraannya juga bisa melakukan jawaban. Mereka bisa mengisi formulir konfirmasi di situs web yang tertera di dalam surat tersebut. (*red)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.