DPAD Kota Tangerang : Perpustakaan Harus Menyenangkan Para Siswa

KOTA TANGERANG, SINURBERITA.COM

Perpustakaan merupakan salah satu sumber belajar yang amat penting dan mutlak dibutuhkan. Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) melakukan pembinaan Perpustakaan dan Arsip Sekolah, khususnya pada sekolah tingkat dasar dan menengah pertama yang tersebar di Kota Tangerang.

Sub Koordinator Pengolahan dan Pelayanan Perpustakaan, Fenty Andrianie menjelaskan setelah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung secara daring selama hampir dua tahun karena Covid-19, perpustakaan sekolah tak dipungkiri cukup terbengkalai. Kini, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung 100 persen, DPAD pun turun untuk kembali menguatkan keberadaan perpustakaan di dalam sekolah.

Baca juga : Kemeriahan Acara Malam Pujian dan Dana HKBP Rogate Distrik XXI Banten

“Bagaimana perpustakaan kembali jadi pilihan para siswa dalam mencari ilmu baru. Selain lewat jejaring sosial media atau penguasaan internet, perpustakaan harus tetap bisa menjadi pilihan yang menyenangkan bagi para siswa,” jelas Fenty.

Dalam pembinaan ini, dikatakan Fenty tim DPAD yang diturunkan melakukan pembentukan sistem perpustakaan sesuai kebutuhan sekolah, mewujudkan mutu perpustakaan yang berstandar, menyediakan berbagai jenis koleksi perpustakaan sesuai dengan prioritas, serta mengatur tatanan buku yang menarik dan memudahkan bagi pengunjung.

Baca juga : PDIP Walk Out, Kejati Sumut Diminta Periksa LPJ Bupati Samosir TA 2021

“Harus dipahami, pendidikan sesungguhnya bukanlah sekedar memberikan ilmu yang ada. Melainkan juga merangsang murid untuk selalu mengembangkan diri, perkembangan bakat dan kemampuannya. Dalam hal inilah, perpustakaan menjadi penyumbang bantuan besar dan berguna. Dengan itu, kita harus tingkatkan kualitas dan daya tarik perpustakaan dalam sekolah,” ungkap Fenty.

Baca juga : Omset Pedagang Naik 80 % Dalam Event Danau Toba Kejurnas Rally

Lanjutnya, dalam pembinaan ini DPAD juga berupaya untuk Pustaka tidak lagi dipandang sebelah mata dan bisa menjadi tempat yang menarik dikunjungi siswa-siswi. Khususnya untuk membaca dan mencari ilmu sambil berekreasi.

“Dengan itu, selain pembinaan untuk menghidupkan kembali dunia perpustakaan, DPAD juga rutin menurunkan perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah, untuk menghadirkan suasana baru,” katanya. (*red/HMS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.