Kominfo Latih ASN Samosir Manfaatkan TIK Untuk Layanan Publik

Samosir, sinurberita.com

Kementerian Komunikasi dan Informatika melatih aparatur sipil negara di Pemerintah Kabupaten Samosir dengan keterampilan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk penyebarluasan informasi dan pengelolaan informasi publik.

Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Medan Balitbang SDM Kementerian  Kominfo, Irbar Samekto menyatakan pelatihan ini merupakan salah satu dukungan untuk melatih keterampilan komunikasi dan pemanfaatan TIK untuk penyebarluasan informasi pembangunan.

“Pelatihan ini merupakan upaya Kementerian Kominfo untuk mendorong pemanfaatan TIK secara optimal. Selama ini, Kominfo sudah membangun infrastruktur digital secara merata dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan publik pemerintah daerah agar dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya dalam Pelatihan TIK: Peran ASN sebagai Citizen Journalism dalam Penyebarluasan Informasi Pembangunan Pemerintahan Daerah, di Aula Bupati Samosir, Kamis (02/06).

Menurut Irbar Samekto, peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kini menjadi perhatian Kementerian Kominfo, tidak hanya untuk ASN tapi juga untuk masyarakat umum terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

“Kominfo tengah gencar untuk meningkatkan literasi masyarakat. Tujuannya agar TIK menjadi bagian dari peningkatan layanan publik dan menopang produktivitas masyarakat,” tuturnya.

Pelatihan Pelatihan yang diikuti perwakilan dari setiap organisasi pemerintah daerah (OPDP itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang. Dalam sambutannya, Wabup mengharapkan pelatihan akan dapat meningkatkan kemampuan ASN untuk menyebarluaskan informasi pembangunan daerah. 

“Perwakilan masing-masing OPD dilatih untuk dapat membuat pemberitaan pembangunan sesuai dengan OPD masing-masing dan selanjutnya menyebarkan di media sosial. Sehingga apa yang dikerjakan pemerintah dapat dilihat dan diketahui secara langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Wabup Samosir juga mengharapkan keterbukaan penyelenggara pemerintah kepada warga yang mensyaratkan transparansi. Menurutnya keberadaan media sosial menjadi peluang untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

“Di tengah kemajuan teknologi, diperlukan kemampuan ASN dalam mengelola akun media sosial yang komunikatif dan dapat memastikan informasi yang disebarkan memiliki sumber yang jelas serta tidak mengandung unsur kebohongan atau hoaks,” harapnya.

Dalam acara itu, hadir pula Plt. Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Mangihut Sinaga dan Plt. Kaepala Dinas Kominfo Ricky Rumapea. (*Ery/hms)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.