Ketua Gapoktan Saidi Diduga Abaikan Peraturan Kementerian Pertanian

TULANG BAWANG, SINURBERITA.COM

Pemerintah pusat merealisasikan program bantuan ternak sapi dan Usaha Pembuatan Pupuk Organik (Uppo) kepada kelompok petani upaya memperbaiki kesuburan lahan untuk meningkatkan Produktivitas pertanian yang ada di kampung Kecubung Raya Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang. (Kamis 15/9/2022)

Baca juga : Sang Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Padang dan Sanggabuana

Namun lain yang terjadi di Kelompok Tani Sido Dadi, diduga kuat oknum Ketua Gapoktan tidak melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mengabaikan Peraturan Kementerian Pertanian, seperti contoh, hewan peliharaan sejenis ternak sapi tidak ada difasilitas bangunan (kandang)

Dan juga program bantuan Uppo untuk meningkatkan produktivitas tersebut tidak memiliki papan nama yang terpasang di pembangunan, diduga kuat ada indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan dan pengelolaan program bantuan unit pembuatan pupuk organik (Uppo)

Mirisnya lagi, satu unit kendaraan roda tiga (bentor) yang dipergunakan oleh oknum Ketua Gapoktan untuk angkutan bongkar muatan sejenis kayu yang diduga diperjual belikan demi meraih keuntungan.

Salah satu masyarakat setempat Kampung Kecubung Raya yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, pembangunan Itu untuk kandang sapi mas, tapi sapinya tidak ada yang terlihat hingga sekarang, didalam kandang nya kosong, bila ingin jelas tanyakan langsung saja dengan bapak Saidi, bapak Saidi yang jauh lebih tau, kalau saya tidak tau, bantuan apa dan bantuan dari mana,” ungkapnya.

Baca juga : Rapat Koordinasi Karhutla Samosir dan Urgensi Penataan Simpang Gonting

Hari Rabu, (14/9/2022) awak media bersama tim konfirmasi selaku Ketua Gapoktan, Saidi mengatakan, Pembangunan kandang sapinya ada, sudah kami buatkan, sudah selesai dengan RAB, sapinya belum saya belikan, soal baliho atau papan nama Besok nanti saya buatkan.

Masih kata Ketua Gapoktan, “Ya, Bentor ini memang bantuan Uppo juga, tidak jadi masalah ko’ bila digunakan untuk bongkar muat kayu, daripada nganggur bentornya,” ujar Ketua Gapoktan Saidi.

Kepada pihak hukum terkait di Kabupaten Tulang Bawang, agar dapat kroscek Progam bantuan Usaha Pembuatan Pupuk Organik (Uppo) yang dikelola oleh Kelompok Tani Sido Dadi Kampung Kecubung Raya, dugaan kuat menyimpang dari aturan dan Peraturan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (*Mirhamsah)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.