Mahfud MD : Pemeriksaan Etik Mudahkan Pengusutan Pidana

JAKARTA, SINURBERITA.COM

Banyaknya pertanyaan masyarakat dan wartawan terkait diamankannya Irjen Ferdy Sambo ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Menko Polhukam Mahfud MD melalui media sosialnya menjelaskan bahwa, “Ya, saya sudah mendapat info bahwa Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob dan Provos. Itu juga sudah tersiar di berbagai media. Yang ditanyakan orang, kok ke Provos? Apakah cuma diperiksa dalam pelanggaran etik?”, cuitnya.

Baca juga : Dicopot!! Inilah Profil Lengkap 3 Jenderal Dalam Kasus Brigadir J

Dijelaskannya, “Menurut hukum pelanggaran etik dan pelanggaran pidana itu bisa sama-sana jalan, tidak harus saling menunggu dan tidak bisa saling meniadakan. Artinya, kalau seseorang dijatuhi sanksi etik bukan berarti dugaan pidananya dikesampingkan. Pelanggaran etik diproses, pelanggaran pidana pun diproses secara sejajar,” ujar Mahfud.

Terkait dugaan pelanggaran etik dan pidana, Mahfud MD mencontohkan kasus mantan hakim MK Akil Mochtar. Ketika Akil Mochtar ditahan karena sangkaan korupsi setelah di-OTT maka tanpa menunggu selesainya proses pidana, pelanggaran etiknya diproses.

Baca juga : Ferdy Sambo Diamankan, 10 Saksi Bicara Dugaan Pelanggaran Etik

“Contohnya, dulu kasus Pak Akil Mochtar di MK. Ketika yang bersangkutan ditahan karena sangkaan korupsi setelah di-OTT maka tanpa menunggu selesainya proses pidana pelanggaran etiknya diproses dan dia diberhentikan dulu dari jabatannya sebagai hakim MK melalui sanksi etik. Itu mempermudah pemeriksaan pidana karena dia tidak bisa cawe-cawe di MK,” ungkap Mahfud.

Ditambahkan Mahfud, “Pemeriksaan pidana itu lebih rumit sehingga lebih lama dari pemeriksaan pelanggaran etik. Jadi publik tak perlu khawatir, penyelesaian masalah etika ini malah akan mempermudah pencepatan pemeriksaan pidananya jika memang ada dugaan dan sangkaan tentang itu,” imbuhnya. (*red)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Agustus 8, 2022

    […] Baca juga : Mahfud MD : Pemeriksaan Etik Mudahkan Pengusutan Pidana […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.