“Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu”

By : Jujur Sianturi

Ketika kamu menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membantu meraihnya. Seperti yang pernah diucapkan oleh pendiri Bangsa ini, Ir. Soekarno atau Bung Karno, “Jika kita mempunyai keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu mewujudkannya”. Mari merayu alam!!!

Dimensi estetika alam ada tiga hal, yakni ; Keindahan, gagasan tentang Keagungan, dan penghargaan terhadap Alam. Bersyukurlah atas keindahan alam yang boleh kita rasakan, baik itu kecantikannya, udara yang segar, pemandangannya, dan energi alam itu sendiri. Keagungan Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat karunia yang telah diberikan kepada kita, sebagai makhluk ciptaanNya, adalah sebuah keharusan untuk memberi penghargaan terhadap Alam. Dengan ketiga hal tersebut diatas, alam akan selalu bersahabat dengan kita. Untuk itu, penulis merasa tertuntun untuk menyajikan informasi kepada seluruh pembaca sinurberita.com tentang seputar Pantai Karang Hawu.

Pantai Karang Hawu terletak di Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat memiliki keindahan khas panorama alam yang unik dan eksotis. Pantai ini menjadi salah satu pantai yang terkenal di daerah Sukabumi dengan keindahan khas tebing yang menjorok ke laut. Jika anda datang dan berlibur ke lokasi ini, anda akan disuguhkan pemandangan yang indah, berupa hamparan pasir yang lembut dengan warna kecoklatan, udara yang sejuk serta deburan ombak besar yang menghantam tebing semakin menambah pesona keindahan Pantai Karang Hawu ini.

Menurut cerita masyarakat sekitar, pantai ini diberi nama Karang Hawu karena terdapat lubang-lubang pada tebing atau batu karang sehingga akan tampak seperti tungku. “Hawu” yang dalam bahasa sunda berarti tungku. Karena itulah pantai ini dinamai dengan Karang Hawu. Selain itu, pantai ini juga memiliki cerita mistis dengan mitos yang konon katanya tebing yang menjorok ke laut itu merupakan singgah sana Nyai Roro Kidul sang Penguasa Laut Selatan.

Tujuh Sumur “Pakidulan

Terdapat 7 sumur di Pakidulan Pantai Karang Hawu yang sebagian besar pengunjung percaya dengan segala mitosnya. Terlihat cukup banyak pengunjung yang mencoba mencari berkah dengan membasuh muka ataupun mandi dengan air yang ada di ketujuh sumur ini. Bahkan pengunjungpun ada yang sengaja memasukkan air tersebut ke dalam botol minum untuk dibawa pulang. Berikut nama dan makna dari masing-masing sumur di Pantai Karawang Hawu ;
– Sumur yang pertama namanya Sumur Pamuka Lawang sebagai pembersih raga dari segala sial dan sengkala serta guna-guna yang melekat di tubuh.
– Yang kedua namanya Sumur Ciasihan, airnya bertuah untuk Pengasihan dan Pemikat.
– Yang ketiga namanya Sumur Cikajayaan, bertuah untuk kekuatan dan kesaktian.
– Yang keempat namanya Sumur Cikahuripan, bertuah untuk pembersih jiwa dan raga disebut juga sumur permohonan sebab disanalah semua doa dipanjatkan.
– Yang kelima namanya Sumur Kedudukan bertuah untuk kepangkatan dan derajat.
– Yang keenam namanya Sumur Kesuburan bertuah untuk kesuburan tanah, sawah dan juga untuk masalah keturunan.
– Yang ketujuh namanya Sumur Cisampurna bertuah untuk penyempurna semua ritual mandi di Keramat Sumur Tujuh.

Pegunungan, Makam dan Petilasan

Tak jauh dari bibir pantai ini terdapat dua pegunungan, yaitu Pegunungan Winarum dan Pegunungan Rahayu. Pada puncak Pegunungan Winarum terdapat makam dan petilasan yang dikeramatkan yaitu makan Syeh Hasan Ali. Syeh Hasan Ali ini merupakan ulama besar dan cukup terkenal di daerah Sukabumi. Selain itu, pada puncak pegunungan ini juga konon pernah dijadikan tempat pertemuan 40 ulama besar untuk merancang strategi penyebaran agama Islam terutama di daerah Sukabumi. Pada puncak Pegunungan Rahayu terdapat pula makam Raden Dikrudatullah dan Raden Cengkal (aliem) yang merupakan tokoh penyebar agama Islam.

Di atas tebing ini pula terdapat sebuah tempat petilasan Nyi Roro Kidul dan sebuah batu karang yang berbentuk kursi. Pantai yang sering dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul ini tak hanya dijadikan sebagai tempat wisata alam, tapi kerap dijadikan tempat wisata spiritual.

Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, kisah mistis yang sudah diketahui banyak orang ini tak lantas membuat para wisatawan takut untuk mengunjunginya. Malah di setiap akhir pekannya pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Setiap sorenya pun terkadang terlihat warga sekitar yang sedang memancing atau bermain bola di pinggir pantai.

Pesona Pantai Karang Hawu

Pantai yang luas dengan ciri khas bukit karang yang menjorok ke laut. Dibalut dengan hamparan pasir yang luas dan lembut serta berwarna kecoklatan. Panjang garis pantai ini mencapai 4 kilometer. Apabila anda berada pada puncak bukit, anda dapat menikmati pemandangan Pantai Karang Hawu dengan jelas. Panorama laut lepas hingga ombak besar yang menghantam batu karang menjadi pemandangan yang sangat indah disini. Anda juga dapat menyaksikan lubang-lubang yang terbentuk di pantai ini yang sekilas terlihat seperti tungku. Uniknya lagi di lokasi ini terdapat sebuah jembatan sederhana yang terbuat dari bambu, sehingga anda dapat berjalan melewati aliran air laut menuju ke bagian ujung karang yang satunya.

Setelah merasa cukup puas menikmati pemandangan dari atas bukit, anda dapat turun dan menikmati pasir pantai Karang Hawu ini. Berjalan-jalan menyusuri pantai dengan sesekali bermain dengan hantaman ombak. Atau bahkan duduk-duduk dengan santai sambil menikmati deburan ombak serta menikmati sinar matahari menjadi aktivitas yang menyenang di pantai ini. Walaupun terlihat jelas ombak di pantai ini cukup besar, namun anda jangan khawatir karena pada sisi yang berpasir ombak yang terbentuk akan semakin mengecil.

Untuk kita ketahui bersama, Pantai Karang Hawu merupakan salah satu spot dari Kawasan Geopark Ciletuh di Sukabumi yang mendapat tantangan oleh UNESCO. Bukan tanpa alasan, pemberian gelar Geopark UNESCO perlu disertai dengan syarat ketat dan tanggung jawab yang besar. Mari bersama-sama kita jaga kecantikan, kelestarian, dan keindahan alam di Pantai Karang Hawu ini.  (*J2r)

Mungkin Anda juga menyukai

17 Respon

  1. dindul berkata:

    semangat mas brow..smga SB semakin jaya makin didepan…jangan lupa jaga kesehatanx

  2. Luhut sianturi berkata:

    Pemberitaan selanjutnya crue sinur berita kupas situs op. simatupang di huta simatupang – muara.

  1. Juli 6, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  2. Juli 6, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  3. Agustus 3, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  4. Agustus 6, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  5. Agustus 6, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  6. Agustus 9, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  7. Agustus 10, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  8. Agustus 14, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  9. Agustus 14, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  10. Agustus 14, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  11. Agustus 15, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  12. Agustus 16, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

  13. Agustus 20, 2022

    […] Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu” […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.