Minta Keadilan, Nurlaila Tarigan Datangi Polresta Deli Serdang

DELI SERDANG, SINURBERITA.COM

Seorang wanita yang bernama Nurlaila br Tarigan yang beralamat di Perumahan Asabri Desa Selamat Kecamatan Biru Biru datang ke Mapolresta Deli Serdang untuk meminta keadilan terhadap anaknya Riski Aldi Sigalingging yang dianiaya oleh Brekele dan teman-temannya 5 bulan yang lalu.

Menurut keterangan ibu Nulaila saat ditemui awak media di Mapolresta Deli serdang, bahwa anaknya Riski Aldi Sigalinging yang masih berumur 20 tahun dianiaya oleh Brekele dan CS dilapangan Perumahan Asabri.

Baca juga : https://sinurberita.com/valentine-cafe-diduga-sarang-prostitusi/

Dengan raut wajah sedih Ibu Nulaila menerangkan, “Anak saya dijemput dari rumah oleh salah seorang teman si Brekele, dan dibawa kelapangan. Sampai disana langsung dianiaya, dipukul, dijambak, dan ditusuk-tusuk dengan kunci mobil pelaku. Saya juga sempat berdebat dengan si Brekele dan disaksikan oleh warga sekitar, dan dengan sombongnya Brekele mengaku banyak teman di kepolisian”, ujar Nurlaila.

Masih menurut keterangan Nurlaila, “Selang 5 hari sejak kejadian tersebut saya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Deli Serdang, dan sampai saat ini pelaku penganiayan anak saya masih juga belum ditangkap, sudah berjalan 5 bulan. Mungkin karena Brekele dan CS banyak temannya di Kepolisian sehingga mereka masih bebas berkeliaran”, ungkapnya.

Baca juga : https://sinurberita.com/polres-murung-raya-gelar-operasi-patuh-telabang-2022/

Menurut infomasi dari Nurlaila Tarigan, kejadian bermula ketika karang taruna dan emak-emak Kecamatan Biru Biru melakukan pengerusakan terhadap mesin judi berupa tembak ikan karena sudah sangat meresahkan masarakat tersebut. Anak saya ikut bergabung dengan karang taruna desa kami, dan ternyata pemilik tempat perjudian tersebut adalah pelaku penganiaya anak saya yaitu si Brekele itu. Sehingga anak saya menjadi korban penganiayaan, sementara bukan anak saya saja yang melakukan pengerusakan. Saya disini ingin meminta keadilan bagi anak saya Riski Aldi, dan saya berharap agar pihak kepolisian segera menangkap para pelaku penganiaya anak saya, Brekele dan CS”, katanya dengan sedih. (*NP)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.