Polda Jambi Amankan 10 Pelaku Pemerkosaan 2 Anak Di Bawah Umur

Foto dok Humas Polda Jambi

KOTA JAMBI, SINURBERITA.COM

Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Reskrimum Polda Jambi menggelar konferensi pers dalam pengungkapan kasus pemerkosaan/pencabulan yang dilakukan oleh 10 (sepuluh) remaja laki-laki di Batanghari terhadap 2 (dua) anak perempuan dibawah umur. Konferensi pers dilaksanakan di lobby utama gedung B Mapolda Jambi pada Rabu, (25/01/2023) yang dipimpin langsung oleh Direskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Andri Ananta Yudisthira.

Disampaikan Kombes Pol. Andri Ananta dalam release-nya bahwa pihak kepolisian mendapatkan laporan dari salah satu orang tua korban yang menyebutkan bahwa anaknya telah dilecehkan dan diperkosa oleh remaja laki-laki. Diungkapkan oleh Direskrimum inisial para pelaku adalah MH (18), II (19), FF (18), AM (18), MS (18), RF (18), SP (17), AP (16), JF (15), S (17). Dari kesepuluh pelaku masih remaja dibawah umur.

Baca juga : Bupati Tutup Mata, Dinas PUPR Tutup Telinga Tanggapi Jalan Sungai Bahar

Dijelaskan Andri Ananta, “Kronologi terjadinya pelecehan dan pemerkosaan tersebut bermula saat 2 (dua) anak perempuan yang tinggal di kawasan Buluran tersebut berkenalan dan didatangi oleh 7 pelaku, kemudian korban dibujuk untuk mengikuti mereka berpergian. ” ungkapnya.

Lalu para korban dibawa ke daerah Pemayung Kab. Batanghari dan ketika hujan deras korban dibawa berteduh ke sebuah gubuk. Pada saat digubuk tersebut para korban langsung mendapatkan pelecehan dan menyaksikan para remaja tersebut berpesta narkoba.

Baca juga : Kapolda Jambi Lantik Bintara Polri Gelombang II TA 2022

“Setelah usai berpesta narkoba, para korban dibawa ketempat yang berebeda, korban SN di bawa ke sebuah ruangan SD di Desa Ture Batanghari, dan korban KN dibawa ke rumah pelaku MS di Desa Ture. Pada kedua tempat tersebut korban diperkosa oleh para pelaku secara bergilir”, ungkap Dir Reskrimum.

Saat ini para pelaku telah diamankan dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terlebih korban adalah anak dibawah umur tentunya akan mendapatkan keadilannya. (*red/Ovel)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *