Puncak Peringatan Hari Koperasi Ke-75 Tingkat Kabupaten Kuningan

KUNINGAN, SINURBERITA.COM

Dalam rangka terlaksananya Peringatan Hari Koperasi Tingkat Kabupaten Kuningan ke-75 Tahun 2022; upaya sinergitas dan silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan Gerakan Koperasi Se-Kabupaten Kuningan; serta untuk menggelorakan Gerakan “Ayo Berkoperasi” kepada semua unsur baik pemerintah maupun masyarakat, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan menghelat Peringatan Hari Koperasi ke-75 Tingkat Kabupaten Tahun 2022, bertempat di Bumi Perkemahan yang dikelola Balai TNGC dan Koperasi Hulu Dayeuh Trijaya yakni Buper Hulu Dayeuh Trijaya Kecamatan Mandirancan dengan Tema Daerah “Transformasi Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan menuju Kuningan Maju dan Pinunjul Berbasis Desa” Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH, Sabtu (30/7).

Baca juga : Cegah Korupsi, Pemkab Purwakarta Komitmen Terapkan MPC

“Atas Nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan ucapan “selamat hari koperasi” ke-75 kepada seluruh penggiat koperasi di kabupaten kuningan, dengan penuh harapan, melalui peringatan hari koperasi seperti ini, akan memberikan semangat yang lebih besar lagi bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi agar semakin profesional, mandiri, kuat dan berdaya saing, serta semakin tumbuh besar peranannya dalam perekonomian nasional dan daerah” Ucap Bupati mengawali sambutan.

Dalam sambutannya Bupati Kuningan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Perdagangan Dan Perindustrian terlihat nyata mendukung penuh agenda penguatan ekonomi khususnya dengan upaya menjadikan koperasi sebagai agregator dan akselerator usaha umkm anggota melalui modernisasi koperasi dengan fasilitasi tenaga pendamping, akses pembiayaan/ lpdb-kumkm, hibah kepada koperasi, kemitraan, offtaker/ supplier, serta teknologi dan inovasi yang relevan.

Sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia sudah seharusnya koperasi ini menjadi alternatif paling utama yang dicari oleh masyarakat sebagai solusi dari persoalan ekonomi rumah tangga di masyarakat. akan tetapi, koperasi saat ini masih dijadikan alternatif solusi karena kurangnya brand position dan kepercayaan masyarakat pada koperasi. hal ini bermula dari pengelolaan usaha yang belum profesional yang dilakukan oleh sebagian pengurus koperasi. maka dari itu, koperasi kita harus bertransformasi lebih profesional, mandiri dan berdikari dalam pengelolaan usaha koperasi. dampaknya bukan hanya untuk anggota dan pengurus, jika koperasi ini semakin besar maka akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar koperasi, sambung Bupati.

Baca juga : Hari Anak Nasional, MIND ID Perkuat Akses Pendidikan

“Saat ini pemerintah sudah banyak memberikan dukungan dan dorongan kepada para pelaku usaha baik itu koperasi, UKM dan usaha lainnya. Alhamdulillah, di Kabupaten Kuningan saat ini para pelaku usaha koperasi dan UKM sudah mulai berbenah diri untuk memperbaiki kondisi usahanya baik itu dari sisi kelembagaan, produktivitas dan juga akses pasar. Yang saya harapkan, ini dapat menyentuh sampai ke grass root atau sampai ke desa-desa di Kabupaten Kuningan” jelas Bupati.

“Dari sini saya meyakini bahwa apabila koperasi dan UMKM ini bergerak bersama dan dikelola secara profesional maka akan menghasilkan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan. Hal ini sangatlah membantu terwujudnya Visi dan Misi Kabupaten Kuningan Yang Makmur, Agamis Pinunjul berbasis Desa Tahun 2023,” kata Bupati.

Lanjut kata Bupati, kedepan, bukan hanya Pemerintah Kabupaten Kuningan yang akan merasa bangga karena sudah bisa mengembangkan koperasi dan UMKM tetapi seluruh warga masyarakat di Jawa Barat pun akan banyak belajar dan memberikan apresiasi dengan berbelanja produk kita jika keberhasilan itu bisa diwujudkan.

Baca juga : PDIP Walk Out, Kejati Sumut Diminta Periksa LPJ Bupati Samosir TA 2021

“ Harapan saya pada kesempatan ini, semoga koperasi dapat tumbuh menjadi lembaga yang memberikan banyak manfaat, kemudahan dalam hal perekonomian masyarakat Kabupaten Kuningan. Sekali lagi saya mengajak dan menghimbau kepada koperasi untuk terus aktif melaksanakan RAT, karena ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dan juga masyarakat. Dan saya mengajak seluruh UMKM menggunakan keberadaan koperasi dan  tergabung dalam anggota koperasi, menggunakan produk atau jasa koperasi untuk memudahkan perluasan pasar dan akses permodalan yang dikelola secara bersama” bebernya. 

Dengan kolaborasi seperti ini akan memberikan keringanan dalam setiap persoalan yang dihadapi pada saat bertransaksi. Saya doakan semoga koperasi dan UMKM bisa melaksanakan aktivitas usahanya dengan penuh kenyamanan, kebahagiaan dan kelancaran usaha dan dapat membuka peluang-peluang usaha lainnya sehingga dapat mengurangi pengangguran dan meminimalkan wilayah keluarga pra sejahtera dengan aktivitas yang lebih produktif.

Dalam kesempatan yang sama Kepala DISKOPDAGPERIN Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si menerangkan diharapkan melalui semangat Hari Koperasi ke-75 dapat mengembalikan orientasi pembangunan ekonomi dengan pengarusutamaan koperasi sebagai badan usaha yang mewadahi aktivitas ekonomi masyarakat. Dalam hal mendukung upaya dimaksud, dibutuhkan kerjasama dan sinergi kuat diantara Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM di Kabupaten; Lintas Instansi Terkait; Gerakan Koperasi; Pelaku UMKM; Kalangan Akademisi; dan tentunya Masyarakat Kabupaten Kuningan demi terwujudnya koperasi yang mampu menjadi agregator dan akselerator usaha UMKM anggota, semakin keren, lebih profesional dan terus dimodernisasi. 

Baca juga : “Merayu Alam Karena Kecantikan Karang Hawu”

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, H. Nono Supriatna, S.Sos., M.Si selaku Ketua Panitia Harkop ke-75 Tahun 2022 ini menambahkan dengan semangat “Recover Together Recover Stronger” Pasca Pandemic Covid-19 berupa Pemulihan Ekonomi Nasional dan Daerah, Koperasi diharapkan bangkit dan pulih bersama dalam menghadapi tantangan baik pandemi, ekonomi, maupun krisis pangan yang saat ini menjadi ancaman global. 

“ Pekerjaan ini tidaklah mudah, diperlukan keberpihakan/ dukungan/ political will dari pemerintahan di daerah sampai ke grass root/ Desa untuk penerapan Koperasi Multi Pihak terutama bagi para startup, profesional dan generasi milenial, penerapan tata kelola manajemen yang baik (Good Cooperative Governance), perlindungan anggota, serta penanganan dan mitigasi terhadap koperasi bermasalah” Tuturnya.

Dan atas dasar lebih mempopulerkan lagi potensi desa sesuai dengan Tema Daerah di atas, Bumi Perkemahan Hulu Dayeuh Trijaya Kecamatan Mandirancan terpilih menjadi lokasi puncak Peringatan Harkop Ke-75 tahun ini, dengan rangkaian acara sebagai berikut : 

  1. Touring menuju lokasi Gathering bersama Bupati beserta Gerakan Koperasi/ Pelaku UMKM, serta Komunitas X-Man, dan HPCI (Start dari Halaman Diskopdagperin Kabupaten Kuningan); 2. Bakti Sosial/ penyerahan bantuan kepada koperasi peternakan terkait Penyakit PMK; 
  2. Gelar Produk Karya Koperasi yang menampilkan unit usaha UMKM dari 11 koperasi dan pelaku UMKM unggulan di Kabupaten Kuningan; 
  3. Pelaksanaan Donor Darah; 
  4. Pelaksanaan Gathering Koperasi. 

Dalam akhir laporannya, Kabid Koperasi menyampaikan pesan dari Pidato Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada Acara Perayaan Hari Koperasi Ke-75: 12 Juli 2022 lalu, bahwa secara nasional fokus pemberdayaan koperasi saat ini menyasar sektor riil, sebagai sektor yang memiliki koefisien tumbuh tinggi dan potensi nilai tambah yang besar. hal ini tentunya membutuhkan kolaborasi multi pihak, supaya koperasi dapat bergerak diberbagai sektor usaha dan tumbuh besar dari hulu ke hilir. 

Baca juga : Katma Dirun Buka Festival Pumpung Hai Kalimantan Tengah

Pada kesempatan ini, turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, Kepala SKPD Terkait di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kuningan, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Dekopinda Kabupaten Kuningan, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, Forum Pimpinan Kecamatan Mandirancan, serta, Kepala Desa Trijaya Kecamatan Mandirancan, Para Pengurus, Pengawas, Manajer, Karyawan, dan Anggota Koperasi Se Kabupaten Kuningan, Para Pembina dan Penggerak Koperasi, Pendamping Koperasi dan UMKM. Acara ini didukung oleh Gerakan Koperasi di Kabupaten Kuningan, CSR dengan pihak BUMD/Swasta, Perbankan dalam hal ini BJB, dan PT.POS Kuningan. “DIRGAHAYU KOPERASI INDONESIA” #AYO BERKOPERASI #KOPERASI KEREN. (*J2r/HMS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.