TPA Cikolotok Menyebabkan Pencemaran Lingkungan

PURWAKARTA, SINURBERITA.COM

Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, H. Ahmad Sanusi, SM dan Ketua Komisi III DPRD, Hidayat, S.Th.I beserta anggotanya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok yang berada di Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, 26 Juli 2022.

Sidak tersebut dilakukan adanya laporan dari masyarakat mengenai pencemaran resapan air yang terjadi akibat pengelolaan sampah belum memenuhi standar dan berdampak pada keselamatan para pemulung di TPA Cikolotok serta adanya ternak yang digembalakan pemilik ternak dilokasi TPA.

Menurut Ketua DPRD, H. Ahmad Sanusi yang akrab disapa H. Amor, para pemulung di TPA Cikolotok ketika memungut sampah beradu cepat bersamaan dengan sampah yang ditumpahkan dari kendaraan serta beroperasinya alat berat yang ada di bagian atas.

“Para pemulung harus jadi perhatian pemerintah daerah, kalau seperti ini mereka memungut sampah, kesehatan dan nyawa mereka bisa terancam. Juga masalah keberadaan hewan ternak seperti sapi dan domba di TPA Cikolotok,”kata politisi dari Partai Golkar itu. 

Seharusnya, kata Ketua DPRD, di kawasan itu steril dari hewan ternak. Sebab, sampah sayuran yang terbawa mobil sampah dibuang di TPA itu, yang mengandung sampah plastik pun bisa dimakan oleh hewan ternak tersebut.

“Hewan ternak harusnya nggak ada di lokasi ini. Berbahaya bagi kesehatan hewan ternak tersebut. Dikhawatirkan ketika dipotong ada racun yang mengendap dalam daging hewan tersebut akibat memakan sampah plastik,”jelasnya.

Juga, terkait aduan masyarakat soal cairan atau air lindi yang berasal dari sampah di TPA Cikolotok mencemarin sungai, Ketua DPRD H. Ahmad Sanusi meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk mencari solusi secepat mungkin.

“Kita minta pemda untuk segera menindaklanjuti, karena jangan sampai limbah dari TPA Cikolotok ini menyengsarakan masyarakat,”tegasnya.

Sementara Ketua Komisi III, Hidayat, S.Th.I menyesalkan pihak Pemda Purwakarta dengan pengelolaan sampah di TPA Cikolotok belum maksimal penanganannya sehingga berakibat membahayakan keselamatan masyarakat akibat pencemaran air hasil resapan cairan sampah yang terserap oleh sumur dan ladang serta sawah masyarakat sekitar. (J2r/HMS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.