Wabup Kuningan : Jadilah Mahasiswa Penggerak Pembangunan Desa

KUNINGAN, SINURBERITA.COM

Wakil Bupati (Wabup) Kuningan H. M Ridho Suganda, SH., M.Si, mendorong mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menjadi motor penggerak pembangunan di Desa, terutama dengan  memberikan pengaruh positif kepada masyarakat desa untuk lebih dapat mengembangkan kapasitas diri serta memiliki keinginan untuk bersama-sama memajukan desa.

Hal itu, disampaikan Wabup, saat membuka Seminar Nasional yang digelar mahasiswa KKN Tematik LLDIKTI Jabar Banten, di Aula lantai satu Balai Desa Bayuning, Kecamatan Kadugede, Selasa (9/8/2022).

Baca juga : Sejarah Panjang Polri, 7 Jenderal Umumkan Ferdy Sambo Tersangka

Dikatakan Wabup, saat ini perguruan tinggi harus bergandengan tangan dan bergotong royong, dengan pemerintah, swasta, masyarakat industri, dan media atau disebut sinergi pentahelix. Hal ini demi mewujudkan desa mandiri sekaligus membangun sumber daya manusia unggul. Melalui pentahelix atau kerjasama multipihak, sambungnya, akan tercipta kolaborasi serta komitmen  untuk mengembangkan potensi lokal desa dan kawasan perdesaan dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal.

“Kuningan sebagai kabupaten konservasi, sudah tentu akan terus mendukung dan mendorong pendapatan daerah dengan memaksimalkan potensi wisata dan alam yang telah di anugerahkan oleh tuhan yang maha pencipta. Dengan begitu, konsep pentahelix, sesuai dengan tema seminar kali ini, sangat tepat bila di aplikasikan kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan,” ujar wabup.

Kepada mahasiswa KKN Tematik LLDIKTI Wabup berpesan, untuk mengamalkan berbagai keilmuan lintas sektoral yang telah diperoleh untuk di proyeksikan kepada masyarakat secara langsung, sehingga berdampak positif bagi masyarakat. “Terapkan ilmu teoritis yang telah di dapat untuk dapat di praktekan secara langsung, sehingga kita sama-sama mengetahui semua jenis permasalahan yang ada di lapangan,” imbuhnya.

Baca juga : PDIP Walk Out, Kejati Sumut Diminta Periksa LPJ Bupati Samosir TA 2021

Selanjutnya Wabup juga meminta, kepada pemerintah desa, agar dapat mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa untuk lebih mengoptimalkan segala potensi desa yang ada. Meliputi pertanian, peternakan maupun perikanan, dalam rangka mewujudkan ketahanan ekonomi desa.

“Saya meminta, kepada desa dengan potensi pertanian dan peternakan yang besar, diharapkan mampu menerapkan sistem pertanian dan peternakan terpadu, dalam rangka membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Perlibatan Badan Usaha Milik Desa sebagai motor penggerak ekonomi di desa diharapkan dapat lebih berperan aktif,” tuturnya.

Baca juga : Bangun IKN, Sepaku Maju dan Sejahtera

Dalam seminar yang mengusung tema “Optimalisasi Desa Mandiri Melalui Komunikasi Dan Kolaborasi Pentahelix” tersebut, dihadiri Forum Koordinasi Kecamatan Kadugede, Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Kepala Desa Bayuning beserta pimpinan lembaga desa, pimpinan lembaga pendidikan se Desa Bayuning, kader PKK, Karang Taruna, para pelaku UMKM, serta menghadirkan pembicara Prof. Dr. Atie Rachmiatie, Dra., M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung.

Sebagai informasi, KKN Tematik LLDIKTI yang dilaksanakan di Desa Bayuning tersebut, diikuti oleh 15 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi di wilayah Jabar dan Banten. Adapun, KKN berfokus pada Pendidikan, UMKM, Keluarga, HUT RI, Desa dan Wisata. (*Tim/HMS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.