Kakanwil Ditjenpas Riau Pimpin Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas Pegawai

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga nilai pengabdian dan integritas melalui pelaksanaan Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Pelepasan Pegawai Purna Tugas dan Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat PNS, Senin (2/03).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar memimpin jalannya acara khidmat ini. Jajaran kepala bagian dan kepala badan serta seluruh jajaran pegawai turut meramaikan serta menambah khidmatnya berlangsungnya acara.

Momentum haru menyelimuti prosesi pelepasan Fridrik Paruhum Sihombing, S.Sos., yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Maret 2026 dengan pangkat pengabdian Pembina (IV/a).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan peralihan peran dari mengabdi melalui jabatan menjadi mengabdi melalui keteladanan hidup.

“Yang abadi bukanlah jabatan yang kita sandang, melainkan jejak nilai dan ketulusan yang kita tinggalkan,” pesan Maizar.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk memaknai setiap tugas sebagai ruang menanamkan makna, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.

Tak hanya perpisahan, hari itu juga menjadi simbol penguatan amanah. Sejumlah pegawai menerima kenaikan pangkat terhitung mulai 1 Februari 2026, di antaranya:

1. Meikel Almuqiit, S.H., M.H. – Penata Muda Tingkat I

2. Dian Putri Handayani H, S.H. – Penata Muda

3. Fauzul Khaiva, S.H. – Penata Muda

4. Ardya Purwanti, S.T. – Penata Muda

5. Yuke Safrina Soviani, S.H. – Penata Muda

Penyematan tanda kenaikan pangkat dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab baru yang harus dijaga dengan integritas dan profesionalisme.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah menekankan bahwa pangkat bukanlah mahkota kehormatan, melainkan beban amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, kedewasaan, dan keteladanan. Setiap kenaikan pangkat harus diiringi dengan peningkatan kualitas diri dan semangat melayani yang semakin kuat. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *