Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME, Segmen Syariah Jadi Andalan

Maybank Indonesia.

JAKARTA, SINURBERITA.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) terus memperkuat pengembangan pembiayaan Small and Medium Enterprise (SME) sejalan dengan komitmen Bank untuk mendukung pertumbuhan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM/SME) di Indonesia.

Sesuai dengan strategi Shariah First yang secara konsisten telah diimplementasikan oleh Maybank Indonesia sejak 2014, pada tahun 2026 Bank juga akan tetap mengandalkan segmen syariah sebagai tulang punggung untuk melayani kebutuhan keuangan nasabah SME. Produk-produk shariah memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki produk-produk non-shariah, di samping itu produk-produk shariah selalu mengedepankan fairness.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan, dengan dukungan kekuatan jaringan di tingkat regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic, Maybank Indonesia optimistis dapat memberikan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan andal sesuai dengan kebutuhan industri keuangan Syariah di Tanah Air.

Baca juga: Ada WiFi hingga Tempel Ban Gratis, Pamatwil Polda Sumut Tinjau Kesiapan Pospam Sarudik Jelang Lebaran

“Fokus untuk memperkuat pembiayaan syariah juga kami lakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya. Selasa (17/3/2026)

Maybank Indonesia mengandalkan produk pembiayaan leasing Syariah (Ijarah Muntahiyah Bittamlik/IMBT) yang menjadi salah satu signature product Bank untuk melayani kebutuhan nasabah SME akan pembiayaan Syariah. 

Secara keseluruhan, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia pada 2025 mencapai Rp22,32 triliun. Dari total pembiayaan tersebut, porsi pembiayaan SME Syariah terus meningkat, dari 14% pada 2020 menjadi 32% pada 2025. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pembiayaan SME Syariah pada 2025 tumbuh 11,76% 

Maybank Indonesia juga akan terus memacu bisnis SME melalui penguatan sinergi antar entitas di dalam Grup Maybank sejalan dengan strategi One Maybank. Melalui program super combo tersebut, nasabah SME akan mendapatkan solusi finansial secara terintegrasi dari ekosistem Maybank Indonesia, mulai dari pembiayaan KPR, Auto Loan, Payroll, Bancassurance, hingga Kartu Kredit.

“Pada tahun ini, kami juga akan mengoptimalkan jaringan cabang sebagai channel utama dalam pengembangan bisnis SME dan terus meningkatkan fokus layanan pada nasabah eksisting,” jelas Bianto Surodjo.

Baca juga: Jelang Libur Lebaran, Maybank Indonesia Imbau Waspada Penipuan Digital

Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Maybank Indonesia akan mengoptimalkan Program HERPower sebagai upaya pemberdayaan perempuan yang menawarkan kemudahan bagi nasabah untuk mendapatkan akses pembiayaan SME. HERPower merupakan inisiatif unggulan Maybank untuk pemberdayaan ekonomi perempuan di seluruh ASEAN.  

Bianto menjelaskan target meningkatkan partisipasi Maybank Indonesia untuk mengembangkan SME melalui kredit SME pada tahun 2026 akan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas portofolio yang kuat. Maybank Indonesia juga membangun basis solusi transaksional melalui produk-produk dan layanan-layanan rekening tabungan dan giro yang berkelanjutan melalui penguatan komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah dan terus meningkatkan komposisi dana murah untuk mendorong pertumbuhan laba. Per Desember 2025, CASA segmen SME Maybank Indonesia tumbuh 23,5% secara Year-on-Year menjadi Rp17,61 triliun.

Pengembangan bisnis SME Maybank Indonesia akan dilakukan sejalan dengan program strategis Maybank ROAR30, yaitu menjadi mitra pilihan dan terpercaya bagi nasabah dalam mendukung pertumbuhan usaha melalui layanan perbankan yang mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan bisnis. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *