Menjaga Terang di Rumah Ibadah, PLN Pastikan Ramadan dan Idulfitri Tanpa Gangguan Listrik

General Manager PLN UID Riau dan Kepri bersama jajaran manajemen melakukan pengecekan langsung sistem kelistrikan di Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru, untuk memastikan kesiapan pasokan listrik selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Cahaya yang menerangi masjid di malam Ramadan bukan sekadar penerang ruang, melainkan bagian dari hadirnya kekhusyukan. Di balik terang yang terus menyala, ada kesiapsiagaan yang memastikan setiap ibadah berlangsung tanpa gangguan.

Menyadari pentingnya hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau melakukan pengamanan kelistrikan secara menyeluruh di berbagai masjid di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Upaya ini dilakukan guna memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian ibadah Ramadan hingga Idulfitri.

Pengamanan dilaksanakan melalui serangkaian langkah preventif, mulai dari pemeriksaan instalasi, penguatan sistem kelistrikan, hingga penyiagaan personel di titik-titik strategis. PLN memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, seiring meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat selama bulan suci.

Baca juga: Pastikan Keandalan Listrik Jelang Perayaan Idulfitri, PLN Siagakan 1.890 Personel dan 49 Posko Kelistrikan di Riau dan Kepri

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menegaskan bahwa keandalan listrik di rumah ibadah menjadi perhatian utama PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa listrik memiliki peran penting dalam menjaga kekhusyukan ibadah. Karena itu, PLN hadir memastikan pasokan listrik di masjid-masjid tetap andal, aman, dan tanpa gangguan, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri,” ujar Didik.

Ia menambahkan bahwa pengamanan kelistrikan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi, tidak hanya pada sisi jaringan PLN, tetapi juga hingga ke instalasi di lingkungan rumah ibadah.

Tampak Masjid Agung Baitul Makmur di Tarempa, Anambas, yang menjadi salah satu lokasi yang dipastikan keandalan pasokan listriknya oleh PLN guna mendukung kelancaran ibadah masyarakat.

“Pengamanan ini kami lakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem jaringan hingga instalasi di sisi pelanggan, dengan dukungan personel siaga dan pemantauan berlapis agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, PLN UID Riau dan Kepri menyiagakan 1.890 personel yang didukung oleh 49 posko siaga kelistrikan yang tersebar di seluruh wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Seluruh personel bersiaga selama 24 jam dengan dukungan peralatan lengkap serta sistem monitoring kelistrikan yang terintegrasi.

Baca juga: Mudik Tenang Tanpa Khawatir, PLN Bagikan Cara Menjaga Listrik Rumah Tetap Aman

Selain itu, penguatan jaringan dan skema pengamanan berlapis juga diterapkan guna memastikan suplai listrik tetap terjaga selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri.

Melalui langkah ini, PLN ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap gangguan listrik. Karena bagi PLN, menjaga listrik tetap menyala bukan sekadar tugas, tetapi memastikan setiap doa dapat dipanjatkan dalam terang yang tak pernah padam. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *