PANGKALPINANG, SINURBERITA.COM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang yang digelar di Belitung Resort, Pasir Padi, resmi menetapkan Adi Irawan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang secara aklamasi. Senin (16/2/26) malam.
Penunjukan Adi Irawan ini menjadi babak baru bagi partai berlambang pohon beringin di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam prosesinya, dukungan mengalir kuat dari para kader, termasuk restu langsung dari Panglima Partai Golkar Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
Dalam wawancara perdananya sebagai ketua terpilih, Adi Irawan menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh amanah dan instruksi partai.
Ia menepis anggapan bahwa perolehan suara Golkar di Pangkalpinang sedang merosot. Sebaliknya, Adi membawa optimisme tinggi dengan data kenaikan performa partai.
Baca juga: Musda Golkar Bangka, Hidayat Arsani Cari Kader Petarung Bukan Pecundang
“Kami targetkan lumbung-lumbung suara minoritas yang selama ini kurang menjadi target dalam peta pemenangan. Kami akan sasar mereka agar menjadi satu kesatuan dengan basis mayoritas yang sudah mengakar kuat di Partai Golkar,” ujar Adi Irawan.
Adi memaparkan strategi progresif untuk pemilu mendatang. Dari sisi kursi legislatif, ia menargetkan kenaikan dari 4 kursi menjadi 5 kursi di DPRD Kota Pangkalpinang. Secara kuantitas suara, Adi mematok target ambisius yakni kenaikan dari 10.000 suara menjadi 15.000 suara yang tersebar di 5 Daerah Pemilihan (Dapil).
“Langkah konkretnya, kami akan segera bergerak di tingkat akar rumput. Pengurus tingkat Kelurahan hingga Kecamatan akan diperkuat. Pemasangan plang PAC dan Pengurus Ranting di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang akan segera direalisasikan,” tegasnya.
Menanggapi dinamika internal yang sempat memanas menjelang Musda, Adi Irawan menanggapinya dengan bijak. Ia mengajak seluruh kader, badan otonom, dan simpatisan untuk menyatukan barisan dan melupakan gesekan masa lalu.
“Mari kita jaga, kita rawat, dan kita rapikan rumah besar kita ini bersama-sama. Segala dinamika yang telah terjadi biarlah berlalu, saatnya kita saling memaafkan, apalagi kita akan menyambut bulan suci Ramadan,” tambahnya.
Adi berharap kehadirannya mampu membawa “Aura Baru” yang membawa Golkar Pangkalpinang kembali meraih masa keemasannya. Sinergi antar pengurus menjadi kunci utama agar Golkar tetap menjadi partai yang dibanggakan dan selalu peduli dengan kepentingan masyarakat. (*Hry/SMSI)



















