
KOTA PEKANBARU – Pesta Bona Taon 2025 Punguan Raja Sianturi Boru, Bere, Ibebere se Kotamadya Pekanbaru berlangsung sukses dan meriah. Perhelatan acara setahun sekali ini digelar di Sopo Godang Hangtuah Kota Pekanbaru yang dihadiri sekitar 800 peserta. Sabtu (29/3/25).

Kemeriahan Pesta Bona Taon diawali dengan ibadah syukur yang mengangkat tema; “Jadikanlah Kasih Kristus yang mengikat dan menyempurnakan Persatuan (Kolose 3 : 14-15) dan sub tema; “Bersyukurlah serta kenakanlah damai sejahtera Kristus yang memerintah dan menguasai setiap hati anggota Punguan Raja Sianturi Boru, Bere, Ibebere supaya tetap rukun dan jaya dalam kesatuan Tubuh Kristus”.

Ibadah ini menjadi momen refleksi dan doa bersama memohon berkat dan perlindungan Tuhan bagi seluruh anggota Punguan. Setelah ibadah, peserta larut dalam suasana keakraban dan kekeluargaan saat makan bersama yang mempertemukan sesama anggota dari berbagai sektor maupun weyk se Kotamadya Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pesta, A. Valdi Sianturi/br. Sinaga menyampaikan, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk ucapan syukur atas segala berkat dan penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup kita dan untuk memohon perlindungan serta penyertaan Tuhan di tahun 2025.
“Ini adalah momen untuk mensyukuri kasih karunia Tuhan yang melindungi dan memelihara kita sepanjang tahun 2024. Semoga Tuhan selalu melimpahkan berkatnya kepada seluruh anggota Punguan Raja Sianturi Boru, Bere, Ibebere se Kotamadya Pekanbaru di tahun 2025 ini”, ucap Ketua Panitia Pesta.

A. Radit Sianturi/br. Hutajulu, Ketua Umum Punguan Raja Sianturi se Kotamadya Pekanbaru menyampaikan bahwa pesta bona taon bukan sekedar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi wadah refleksi perjalanan satu tahun terakhir dalam mempererat kekeluargaan, dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.
“Semoga acara ini semakin memperkokoh persaudaraan, menjaga kekompakan, serta mengingatkan kembali pentingnya filosofi Dalihan Na Tolu dalam kehidupan sebagai orang Batak”, ujar Ketua Umum.
Acara Pesta Bona Taon semakin meriah dengan sesi manortor yang diiringi oleh “Muara Nauli Musik”. Sebagai pembuka, Penasehat dan Natua-tua Punguan manjalo tua ni gondang (membuka tortor) yang dilanjutkan ke tortor pengurus harian, panitia pesta, boru, bere, ibebere, anggota baru, Naposo Simatupang, dan yang tak kalah menarik tortor dari paniaran Sianturi.
Pantauan awak media, kemeriahan pesta ini diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari ibadah syukur, makan bersama, lelang, manortor (tarian adat Batak), pembagian hadiah/doorprize, penyerahan bantuan (baksos) kepada anggota punguan yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. (*J2R)




