PLN Percepat Program Lisdes di Indragiri Hilir, Dorong Pemerataan Akses Listrik hingga Wilayah Terpencil

Di tengah medan pedalaman yang sulit dijangkau, General Manager PLN UID Riau dan Kepri bersama rombongan hadir di lokasi pembangunan jaringan listrik desa, menegaskan komitmen PLN menghadirkan terang di wilayah yang selama ini belum tersentuh listrik.

INDRAGIRI HILIR, SINURBERITA.COM – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau terus mempercepat pembangunan listrik desa (Lisdes) di wilayah terpencil. General Manager PLN UID Riau dan Kepri, Didik Wicaksono, meninjau langsung progres pembangunan jaringan listrik di Dusun V (Sentosan dan Mekarsari), Desa Simpang Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan. Wilayah ini menjadi salah satu lokasi prioritas program Lisdes Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang didanai melalui APBN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga: Menjaga Terang di Rumah Ibadah, PLN Pastikan Ramadan dan Idulfitri Tanpa Gangguan Listrik

Akses menuju lokasi menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan proyek. Sebagian besar wilayah hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai, sehingga proses mobilisasi material dan pembangunan infrastruktur memerlukan upaya ekstra, termasuk pembukaan akses jalan baru.

Didik Wicaksono menegaskan bahwa PLN tetap berkomitmen menghadirkan listrik hingga ke wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

“Kami memastikan progres pembangunan Lisdes di wilayah ini terus berjalan. Tantangan akses yang sebagian besar melalui jalur sungai memang menjadi kendala, baik dalam mobilisasi material maupun pembangunan jaringan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat. Program ini tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Didik.

Menyusuri aliran sungai dengan perahu kecil, General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono (tengah) menempuh perjalanan menuju Dusun V Desa Simpang Gaung, menembus keterbatasan akses demi memastikan listrik hadir hingga pelosok negeri.

Program Lisdes merupakan bagian dari roadmap pembangunan listrik desa tahun 2025–2029 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat pemerataan akses listrik nasional, khususnya di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H. Dwi Budianto, mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dan PLN dalam memperluas akses listrik di daerahnya.

“Terima kasih kepada Kementerian ESDM atas terselenggaranya program ABT listrik desa dan dusun Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) di daerah kami, Indragiri Hilir. Kami Pemerintah Kabupaten Inhil sangat mendukung dan mengapresiasi komitmen PLN. Seperti kita ketahui, wilayah kami memiliki tantangan medan yang cukup unik. Insyaallah dengan semangat para petugas PLN serta dukungan seluruh lapisan masyarakat, pembangunan listrik hingga ke desa dan dusun di Kabupaten Inhil dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Baca juga: Mudik Tenang Tanpa Khawatir, PLN Bagikan Cara Menjaga Listrik Rumah Tetap Aman

Senada, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Dharmayanti, S.Sos., M.M., menilai kerja keras PLN di lapangan menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut.

“Terima kasih kepada Kementerian ESDM atas terselenggaranya Program ABT Lisdes 2025 yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri di daerah kami, Indragiri Hilir. Kami melihat langsung bagaimana kerja keras PLN yang tidak kenal putus asa di lapangan. Dengan berbagai keterbatasan dan tantangan medan, PLN tetap optimistis dan semakin semangat, terlebih dengan dukungan masyarakat, kepala desa, dan camat yang turut bergotong royong. Kami yakin program ini akan mendorong roda perekonomian Kabupaten Inhil menjadi semakin baik,” ujarnya.

Melalui program Lisdes, PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di pelosok negeri. Dengan tersedianya listrik, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *