KOTA PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengadakan buka puasa bersama dan silaturahmi dengan masyarakat Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (23/3/2025).
Kegiatan ini menjadi momen penuh makna dalam mempererat jalinan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan 1446 H yang penuh keberkahan.
Sejak sore hari warga dari berbagai lapisan masyarakat mulai memadati halaman dan area sekitar pendopo. Mereka datang dengan penuh antusias, tak hanya untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga untuk bersilaturahmi dengan jajaran pemerintah provinsi, termasuk langsung dengan Gubernur Kalbar.
Sambutan hangat dan suasana religius terasa sejak awal kegiatan. Lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW menggema menyejukkan hati para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Tempat duduk yang disediakan panitia pun segera dipenuhi warga yang dengan tertib menantikan dimulainya acara.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, Gubernur Ria Norsan juga telah menginformasikan langsung kepada masyarakat melalui akun Instagram resminya, mengundang semua warga Kalbar tanpa terkecuali. Undangan dalam bentuk flyer digital juga disebarluaskan melalui sejumlah grup WhatsApp komunitas, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta jajaran ASN dan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa momen buka puasa bersama ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, namun juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, memperkuat toleransi, dan mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan, momentum terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta membangun solidaritas sosial. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata bagaimana kita sebagai pemerintah dan masyarakat bisa duduk bersama, menyatukan visi untuk Kalimantan Barat yang lebih baik,” ujar Gubernur Ria Norsan dalam sambutannya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan tidak hanya pada bulan Ramadan, namun juga dalam berbagai kesempatan lainnya untuk membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Setelah berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah dan ramah tamah antara Gubernur, jajaran pejabat, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, menandakan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun daerah. (Jaiyadi)