SINURBERITA.COM || JAKARTA – Beredar di berbagai platform media sosial, baik itu Instagram, TikTok, dan YouTube, video conference (Vicon) Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo dengan jajaran dalam menyikapi kerusuhan beberapa hari ini.
Dalam video yang beredar tersebut, Kapolri memerintahkan agar anggotanya bertindak tegas jika Mako Brimob diserang massa.
“Haram hukumnya yang namanya Mako diserang, haram hukumnya,” kata Kapolri.
“Dan kalau kemudian mereka masuk ke asrama, tembak. Rekan-rekan punya peluru karet, tembak,” lanjut Kapolri.
Ia pun menyatakan siap bertanggung jawab apabila ada pihak-pihak yang menyalahkan tindakan tegas itu.
“Tidak usah ragu-ragu, jika ada yang menyalahkan Kapolri, Listyo Sigit siap dicopot,” ujar Sigit.
Mabes Polri memerintahkan bagi pendemo yang nekat menerobos Mako Polri, harus ditindak tegas dan terukur. Alasannya, karena Mako Polri adalah representasi dari negara Indonesia.
Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang merusak Mako Polri. Untuk itu, Mabes Polri memerintahkan jajarannya, agar perusuh harus diambil tindakan tegas.
Mabes Polri pun mengajak semua elemen, agar sama-sama menjaga persatuan, kesatuan dan kedamaian untuk Indonesia. (*red)