Jelang Operasi Patuh 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Dirlantas Polda Riau mengecek kesiapan kendaraan patroli jelang Operasi Patuh Lancang Kuning 2026.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaksanakan apel pagi dan pengecekan kendaraan bermotor (ranmor) patroli di Lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau, Jalan Yos Sudarso, Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Kamis (22/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau, para kepala seksi (Kasi), perwira, serta personel Ditlantas Polda Riau. Pengecekan kendaraan patroli dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasional, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas dapat berjalan optimal.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapan personel dan kendaraan patroli merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) membutuhkan kesiapan petugas serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Sejalan dengan program Bapak Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat,” Ditlantas Polda Riau terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya. Hal ini menjadi penting mengingat aktivitas balap liar masih menjadi perhatian, baik di Kota Pekanbaru maupun di sejumlah kabupaten di Provinsi Riau.

“Kami masih mendengar informasi dan menerima laporan masyarakat terkait aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, salah satunya balap liar. Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan balap liar, melawan arus, menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, maupun mengabaikan penggunaan helm berstandar SNI. Perilaku tersebut dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegas Dirlantas Polda Riau.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri apabila mengetahui atau menyaksikan aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan dan ketertiban yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.

Selain peran masyarakat, Dirlantas Polda Riau menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak, terutama kalangan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Edukasi dan pengawasan keluarga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak dini serta mencegah perilaku berkendara yang berisiko.

“Kami berharap para orang tua turut mengambil peran dalam mengawasi dan mengingatkan anak-anak kita agar tidak terlibat balap liar maupun melakukan tindakan yang membahayakan di jalan raya. Keselamatan berlalu lintas harus kita tanamkan sejak dini dan jadikan sebagai kebutuhan bersama, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi atau penindakan,” ujarnya.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Ditlantas Polda Riau berkomitmen meningkatkan kesiapan operasional, memperkuat pelayanan, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat membangun budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya Provinsi Riau yang berkeselamatan, dengan aktivitas lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Kegiatan apel pagi dan pengecekan kendaraan patroli berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. (*J2R)

» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *