Peduli Kesehatan Warga, PWMOI Riau dan Polsek Binawidya Bagikan Masker

Keterangan pers Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Rio Kasairy didampingi Kanit Samapta Polsek Binawidya IPTU Sukardi saat membagikan masker di Simpang Taman Gadang, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPW PWMOI) Provinsi Riau bersama Polsek Binawidya dengan membagikan 1.000 masker kepada para pengguna jalan, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Simpang Taman Gadang, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Masker dibagikan kepada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang melintas di kawasan tersebut.

Lokasi pembagian dipilih karena menjadi salah satu titik dengan aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas yang cukup padat, termasuk jalur yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Kampar.

Meski hujan telah beberapa kali mengguyur Pekanbaru, masyarakat masih merasakan dampak kabut asap. Kondisi tersebut mendorong PWMOI Riau bersama kepolisian turun langsung ke jalan untuk mengingatkan warga agar menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

PWMOI Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Kesehatan

Ketua DPW PWMOI Provinsi Riau, Rio Kasairy, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

Menurut Rio, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan ketika masyarakat harus berada di luar rumah. Ia juga mengingatkan para orang tua agar memperhatikan kesehatan dan aktivitas anak-anak selama kondisi kualitas udara belum membaik.

Rio menegaskan, apabila Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan, orang tua perlu memastikan anak-anak tetap mengikuti kegiatan belajar. PJJ, menurutnya, bukan berarti siswa menjalani masa libur sekolah.

Ia juga mengimbau orang tua agar membatasi aktivitas anak di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Apabila harus bepergian, anak-anak perlu mendapatkan perlindungan yang memadai, termasuk menggunakan masker.

Di sisi lain, Rio berharap penerapan PJJ tidak menambah beban keluarga, terutama terkait kebutuhan paket data internet dan keterbatasan perangkat teknologi yang digunakan untuk menunjang pembelajaran.

Ia berharap pemerintah mengambil langkah konkret dan terkoordinasi untuk menangani kabut asap, sekaligus memastikan kesehatan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan tetap menjadi perhatian.

Polisi Imbau Pengendara Berhati-hati

Sementara itu, Kapolsek Binawidya Kompol Nursirwan, S.H., melalui Kanit Samapta Polsek Binawidya IPTU Sukardi, menyampaikan bahwa pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.

IPTU Sukardi mengingatkan bahwa kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan yang terdampak kabut asap.

“Kami bersama PWMOI turun langsung ke jalan untuk membagikan masker sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kami mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati karena kabut asap dapat mengurangi jarak pandang,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Warga yang tidak memiliki keperluan mendesak diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih mengganggu.

Menurut Sukardi, imbauan keselamatan juga disampaikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas di wilayah binaan. Warga diminta membatasi kegiatan di luar rumah apabila tidak diperlukan serta menggunakan masker ketika harus bepergian.

Ia berharap masyarakat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

Kolaborasi untuk Lindungi Masyarakat

Pembagian 1.000 masker oleh PWMOI Riau bersama Polsek Binawidya menjadi bentuk kepedulian organisasi wartawan dan kepolisian terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat Pekanbaru.

Di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya menghilang, upaya melindungi kesehatan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan peningkatan keselamatan berlalu lintas dan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak.

Masyarakat diimbau tetap waspada, membatasi aktivitas luar ruangan jika tidak diperlukan, serta mengikuti arahan instansi terkait hingga kondisi kualitas udara membaik. (*J2R)

Sumber: Humas DPW PWMOI Riau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *