TAPTENG, SINURBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana melalui kegiatan gotong royong berkelanjutan di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri.
Aksi pembersihan yang dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026) hingga Kamis (8/10/2026) tersebut melibatkan tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tapteng. Petugas dikerahkan untuk membersihkan sisa sampah dan puing-puing yang masih berserakan di kawasan terdampak bencana.
Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat penumpukan sampah dan material sisa bencana.
Kepala DLH Tapteng, Erniwati Batubara, SE, MM, mengatakan kegiatan gotong royong akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Menurutnya, penanganan dampak bencana membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar kondisi lingkungan dapat kembali bersih dan aman.
Baca juga: Bupati Tapteng Tinjau Normalisasi Sungai Aek Saili dan Pembangunan Bronjong
“Kegiatan ini akan terus kami laksanakan untuk mempercepat pemulihan lingkungan. Melalui edukasi langsung di lapangan, kami berharap warga terdorong untuk menjaga kebersihan secara mandiri serta terus merawat budaya gotong royong sebagai bentuk antisipasi bencana di masa mendatang,” ujar Erniwati.
Pemkab Tapteng berharap kegiatan tersebut dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan yang terdampak bencana.
Selain membersihkan sisa material, gotong royong berkelanjutan juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko dampak bencana pada masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapteng menargetkan lingkungan di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri dapat kembali bersih dan mendukung aktivitas masyarakat secara bertahap. (*Ast)
» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA





















