SINURBERITA

Menyuarakan Kepentingan Rakyat

DAERAH EKONOMI BISNIS NASIONAL RAGAM

Pemkab Bangka Defisit Anggaran, Pejabatnya Keluyuran Dinas Luar

Foto doc

BANGKA BELITUNG, SINURBERITA

Terkait kunjungan kerja Pj Bupati Bangka beserta jajaran keluar daerah, tepatnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) baru-baru ini menuai beragam tanggapan dari kawan media yang wilayah peliputannya di lingkungan Pemkab Bangka yang saat ini dipimpin oleh M. Haris.

Dalam kunjungan M. Haris dan jajaran ke rumah singgah di Provinsi Sumsel tersebut dalam agenda penyerahan mobil operasional satu unit Avanza untuk memudahkan para pasien dan keluarganya yang akan berobat di provinsi tersebut. Sabtu (6/1/24).

Namun sayangnya, kunjungan Pj. Bupati M. Haris tersebut hanya beberapa rekan media saja yang diikut sertakan. Sementara rekan media yang biasa meliput di pemkab bangka tersebut bukan satu atau dua orang saja.

Baca juga : Proyek Jalan Kamboja Pagarawan Dikerjakan Asal Jadi, APH Bangka Terkesan Tutup Mata

Nah dalam hal inilah yang membuat gejolak di kalangan kawan media yang lainnya saat mengetahui hal tersebut sehingga beragam tanggapan. Salah satunya bustami dari media forumkeadilanbabel.com.

Menurut Bustami, pihaknya sangat menyayangkan  bila ada kawan media yang ikut dalam kegiatan tersebut hanya beberapa orang saja. Sedangkan Pemkab Bangka dalam Defisit anggaran, termasuk insentif guru TK/TPA hanya dibayar separuhnya saja.

“Terus terang, bagi saya pribadi ngak jadi masalah mau diajak atau tidak. Bukan ukurannya, akan tetapi bagi kawan-kawan yang lainnya ketika mengetahui hal tersebut tentu sangatlah mengecewakan lantaran kawan media yang biasa di lingkungan pemkab tersebut lumayan banyak. Artinya, ketika hanya beberapa orang saja yang ikut yang lainnya tidak, pertanyaannya jika benar kawan media yang ikut dalam giat tersebut dibiaya oleh Pemkab Bangka, lantas yang lainnya bagaimana? Sedangkan Pemkab Bangka dalam keadaan Defisit anggaran”, ujar Bustami.

Baca juga : UU Pemilu : Kepala Desa Tak Netral Terancam Pidana 1 Tahun Penjara

Ditambahkannya, “Artinya yang kita permasalahkan ini bukan kawan medianya, karena mereka juga ada kemungkinan ditunjuk oleh pejabat yang punya hajatan dalam giat tersebut. Akan tetapi siapa yang punya kebijakan dan sumber agarannya dari mana?!. Kalau itu anggaran dari Pemkab Bangka, artinya anggarannya ada. Kalau anggaran tersebut memang ada yang punya kebijakan juga harus bijak terhadap kawan2 yang lain, jangan sampai dengan hal seperti ini bisa menjadi polemik antara sesama media dan telah dikotak-kotakkan. Kalau bisa hal ini jangan sampai terjadi,” sesal Bustami.

Beda halnya ketika kawan media yang ikut dalam kegiatan Pemkab Bangka, kemanapun pejabat di lingkungan tersebut Dinas Luar (DL) mereka selalu ada. Bahkan setiap hari pun kalau mereka pakai biaya pribadi tidak ada yang bisa melarang kawan-kawan atau mempertanyakannya. Kembali kepada individunya, kalau wartawannya merasa mampu ya silakan,” sambungnya.

Dikatakan┬áBustami, karena hal tersebutpun pernah saya alami. “Saya pernah alami dalam giat pejabat di lingkungan pemkab, dan tidak ada yang mempermasalahkan, meskipun ada selentingan-selentingan yang miring. Kalau kita mampu ya silakan artinya mengunakan biaya pribadi bukannya biaya Pemkab Bangka. Akan tetapi kalau itu anggaran Pemkab Bangka, ya semua kawan media juga berhak mendapatkan fasilitas tersebut. Jangan sampai ada pilih-pilih, semuanya sama tidak ada yang hebat”, ujar Bustami.

Baca juga : Jaksa Agung : Tindak Tegas Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Desa sesuai UU

“Saya berharap kepada pemangku kebijakan seperti Pj. Bupati ataupun Sekda Bangka agar lebih bijak lagi dalam mengambil kebijakan dan keputusan, sehingga tidak menimbulkan kesan yang kurang bersahabat. Setidaknya bila pemkab ingin bawa kawan-kawan media untuk mengikuti giat di luar agar di atur sebijak mungkin. Jangan ada kesan membeda-bedakan media. Kalau ingin dilibatkan media, ya semua harus sama untuk liputan di luar, kalaupun tidak ya semua tidak, agar adil,” harap Bustami.

Sementara itu yang beredar di group WhatsApp media mitra Pemkab Bangka ada yang mengatakan sudah tidak benar Pemkab Ini semakin kacau. “Pj. Bupati pilih kasih wartawan”.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Sosial Baharuddin Baffa ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait hal ini mengatakan, “Mohon maaf, itu dari Pj. Bupati langsung, saya tidak tau-menau”, ujarnya. (*red/Hry)

3 COMMENTS

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *