Panglima TNI Hadiri Ratas Karhutla, 639 Hektare Lahan Masih Dipadamkan

Panglima TNI Agus Subiyanto menghadiri ratas bersama Presiden Prabowo untuk memperkuat penanganan karhutla.

JAKARTA, SINURBERITA.COM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat terbatas (ratas) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Rapat tersebut membahas perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk langkah percepatan pemadaman dan pencegahan meluasnya kebakaran.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menko Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiyono, Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.

Baca juga: Dugaan Penganiayaan Advokat, PWMOI Riau Minta Polisi Bertindak Tegas

Dalam rapat itu dilaporkan bahwa sekitar 639 hektare lahan di enam provinsi masih dalam proses pemadaman. Pemerintah kini memprioritaskan penanganan karhutla di dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, untuk mencegah api meluas ke wilayah lain.

Presiden Prabowo meminta seluruh pihak memperkuat penanganan karhutla dengan mengerahkan sumber daya secara optimal. Percepatan pemadaman menjadi perhatian utama, terutama di wilayah yang masih mengalami kebakaran.

Selain melalui operasi darat, pemerintah juga mengoptimalkan operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mendukung upaya pemadaman.

Kehadiran Panglima TNI dalam rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Sinergi antara TNI, Polri, kementerian, dan instansi terkait diperlukan untuk mempercepat pemadaman serta menekan risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. (*J2R/Puspen)

» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar