PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus meningkatkan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memperkuat kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menyampaikan bahwa hingga saat ini capaian CKG di Kota Pekanbaru menunjukkan tren peningkatan signifikan. Tercatat sekitar 84.000 jiwa telah mengakses layanan tersebut atau setara 12,5 persen dari target sasaran, dengan posisi Pekanbaru berada di peringkat ketiga di Provinsi Riau.
“Hari ini kami menerima jajaran Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru untuk melakukan koordinasi langkah strategis dalam percepatan Cek Kesehatan Gratis,” ujar Zulkifli.
Baca juga: HUT Ke-60 IKKT PWA Hadirkan Pesan Kuat tentang Kesehatan, Kebersamaan, dan Solidaritas
Ia menjelaskan, percepatan capaian akan dilakukan melalui perluasan kolaborasi lintas sektor, termasuk perguruan tinggi bidang kesehatan, rumah sakit, klinik, tenaga kerja, serta dunia usaha di Kota Pekanbaru. Upaya ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
Zulkifli juga menyoroti masih adanya kendala dalam pendataan, salah satunya 111 sekolah yang belum terintegrasi ke dalam aplikasi ASIK, sehingga berpotensi memengaruhi optimalisasi penginputan data capaian program.
“Jika sekolah belum masuk dalam sistem, tentu akan berdampak pada capaian dan validitas data. Ini yang terus kita dorong agar segera dituntaskan,” jelasnya.
Ia mengapresiasi langkah Dinkes Kota Pekanbaru yang aktif melakukan koordinasi dan evaluasi dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program CKG.
Baca juga: Terungkap! BRK Syariah Akui Dugaan Pelanggaran dalam Pembiayaan Agribisnis MKM Rp53,1 Miliar
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudy, mengatakan pihaknya mendapat dukungan penuh dari Dinkes Provinsi Riau dalam upaya meningkatkan cakupan layanan kesehatan gratis tersebut.
“Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Kami bersama kknepala puskesmas akan menindaklanjuti arahan ini agar cakupan CKG dapat meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, Dinkes Kota Pekanbaru juga menghadirkan sejumlah kepala puskesmas dengan capaian rendah untuk dilakukan evaluasi bersama, sehingga dapat diketahui kendala di lapangan dan segera diperbaiki.
“Dengan evaluasi ini, kami harapkan puskesmas yang cakupannya masih rendah bisa meningkatkan kinerjanya ke depan,” tambahnya.
Dedy menyebutkan, salah satu faktor yang memengaruhi capaian rendah adalah belum optimalnya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah.
Melalui penguatan koordinasi lintas sektor ini, Pemko Pekanbaru berharap cakupan Cek Kesehatan Gratis dapat terus meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. (*J2R)





















