Listrik Padam Semalaman, Walikota Agung Curhat Ikan Koi Mati

Ikan Koi kesayangan milik Walikota Agung Nugroho.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat malam menyisakan berbagai cerita dari masyarakat. Tidak hanya aktivitas lumpuh dan suasana gelap gulita, sebagian warga juga harus menerima kerugian akibat padamnya listrik dalam waktu cukup lama.

Salah satu curhatan datang dari Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho. Dalam postingan akun media sosialnya, ia mengaku kehilangan seluruh ikan koi peliharaannya akibat tidak adanya suplai oksigen saat listrik padam.

“Mati lampu tadi malam benar-benar bikin sedih. Karena di rumah nggak ada genset, semua ikan koi kesayangan saya akhirnya mati. Namanya musibah, mau nggak mau harus ikhlas dan tetap tabah,” tulis Agung di media sosial. Sabtu (23/5/26).

Baca juga: Dirut PLN Minta Maaf! Ini Penyebab Blackout Massal di Sumatra

Ia juga meminta kepada masyarakat Pekanbaru untuk berbagi cerita pasca padamnya listrik tadi malam.

“Apa pengalaman teman-teman pas blackout tadi malam? Cerita dong,” tulis Agung di akun medsosnya.

Sontak, unggahan tersebut langsung mendapat banyak respons dari netizen. “Kok bisa di rumah Wako gak ada genset,” tulis seorang warga.

“Biasa mati 2-3 jam, aman masih pakai kipas tangan. Gak pernah kepikiran lampu matinya sampai lebih 10 jam,” jawab Agung Nugroho.

Pantauan media ini, banyak warga turut membagikan pengalaman mereka selama blackout berlangsung, mulai dari makanan di kulkas rusak, usaha terhenti, jaringan komunikasi terganggu, hingga sulit beristirahat karena cuaca panas.

Hingga kini, masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena dampaknya dinilai sangat merugikan, terutama bagi pelaku usaha kecil hingga warga yang bergantung pada perangkat listrik untuk kebutuhan sehari-hari. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *