Maryono Soroti Bullying di Sekolah: “Enggak Keren, Norak!”

Wakil Wali Kota (Wawako) Tangerang, H. Maryono.

TANGERANG, SINURBERITA.COM – Wakil Wali Kota (Wawako) Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan menghargai sesama, menolak perundungan, serta menciptakan lingkungan yang aman bagi setiap anak.

Pesan tersebut disampaikan Maryono saat membuka Sosialisasi Kader Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kota Tangerang di Aula SMAN 7 Kota Tangerang, Cikokol, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan yang diikuti pelajar kelas X dan XI tersebut, Maryono menyoroti persoalan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Hal itu disampaikannya setelah berdialog dengan seorang pelajar afirmasi asal Papua di sela-sela sambutannya.

“Bila ada yang mem-bully kalian, berarti pelaku itu tidak ber-Pancasila. Itu salah dan patut mendapat sanksi. Jangan ada perundungan di sini. Enggak keren, norak! Kalau ada yang membuli, laporkan. Jangan takut. Mari hidup sesuai nilai-nilai Pancasila sejak dini,” tegas Maryono.

Baca juga: 13.702 Keluarga Sudah Terima Bantuan Pascabencana Sumut

Menurut Maryono, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam cara pelajar memperlakukan satu sama lain. Perbedaan latar belakang, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan atau melakukan tindakan diskriminatif terhadap orang lain.

Ia menekankan, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa rasa takut terhadap perundungan.

Selain persoalan bullying, Maryono juga mengingatkan para Kader Duta Pancasila agar tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis. Menurutnya, karakter dan integritas merupakan bagian penting yang harus dimiliki seorang kader.

“Mereka yang berkarakter dan berintegritas, walaupun kemampuan akademisnya masih kurang, akan lebih saya terima. Sebaliknya, meski akademisnya tinggi, tetapi karakter dan integritasnya rendah, bagi saya nol. Karena pintar itu bisa dipelajari, tetapi karakter dan integritas harus tumbuh dari diri sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Sekda Lampung Timur Lantik Dua Pejabat Administrator

Maryono berharap para Kader Duta Pancasila tidak berhenti pada pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, tetapi mampu menerapkannya melalui tindakan nyata. Hal tersebut antara lain dengan menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, serta berani bersikap ketika melihat tindakan yang tidak sesuai dengan nilai keadilan dan kemanusiaan.

Menurutnya, Duta Pancasila memiliki peran penting sebagai teladan sekaligus penggerak nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pergaulan yang saling menghargai dan memperkuat semangat persatuan.

Menutup sambutannya, Maryono mengajak seluruh pelajar Kota Tangerang, khususnya para Kader Duta Pancasila, untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai kebangsaan tidak hanya terlihat dari apa yang diucapkan, tetapi juga dari bagaimana seseorang memperlakukan orang lain,” ujarnya.

Dengan karakter, integritas, semangat persatuan, dan kepedulian terhadap sesama, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi sekaligus turut menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (*Tian)

» Simak berita lainnya di Google News SINUR BERITA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *