Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Gunakan SIGNAL

Pembagian masker kepada masyarakat.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau membagikan masker kepada masyarakat yang mengakses layanan kepolisian di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah Riau, Rabu (26/8/2026).

Pembagian masker dilakukan di berbagai lokasi pelayanan, mulai dari Samsat di wilayah Riau, Samsat Kota Pekanbaru di Jalan Gajah Mada, layanan SIM, cek fisik kendaraan, Samsat Keliling hingga Kantor BPKB Prototype Ditlantas Polda Riau di Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Masker diberikan kepada wajib pajak, pemohon SIM dan masyarakat lainnya sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko paparan udara yang kurang sehat sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat selama menerima pelayanan.

PS Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski kondisi kabut asap membutuhkan perhatian terhadap kesehatan.

“Kami dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Riau tetap melaksanakan pelayanan di tempat-tempat pelayanan, baik Samsat, BPKB maupun pelayanan lainnya. Sesuai instruksi pimpinan, kami juga melaksanakan pembagian masker kepada wajib pajak maupun pemohon SIM yang datang ke tempat pelayanan,” ujar Vino.

Menurutnya, pembagian masker telah dilakukan sejak awal pekan dan menyasar masyarakat di berbagai titik pelayanan Ditlantas Polda Riau.

Imbau Warga Gunakan SIGNAL

Selain membagikan masker, Ditlantas Polda Riau mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk pengesahan pajak kendaraan tahunan yang dapat dilakukan secara daring.

Penggunaan layanan digital tersebut diharapkan dapat mengurangi mobilitas masyarakat, terutama untuk kebutuhan administrasi kendaraan yang sudah tersedia secara online.

“Dengan adanya peningkatan kabut asap saat ini, kami mengimbau masyarakat untuk bisa mengakses aplikasi SIGNAL sehingga dapat mengurangi mobilisasi dan perjalanan masyarakat agar tidak terlalu terdampak kabut asap,” kata Vino.

Ia menyebutkan, jumlah masyarakat yang datang langsung ke Samsat mengalami peningkatan pada dua pekan pertama Agustus. Salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan tersebut adalah program pemutihan pajak kendaraan.

Meski demikian, masyarakat tetap didorong menggunakan layanan digital apabila kebutuhan administrasinya dapat diselesaikan melalui SIGNAL.

Dirlantas Minta Warga Utamakan Keselamatan

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan, pelayanan publik tetap harus berjalan, namun kesehatan dan keselamatan masyarakat maupun personel menjadi perhatian utama.

“Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Di tengah kondisi kabut asap, kami juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat yang datang ke lokasi pelayanan. Karena itu, personel kami membagikan masker sekaligus mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas apabila tidak diperlukan,” ujar Jeki.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang harus melakukan perjalanan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kabut asap menyebabkan jarak pandang terbatas.

“Apabila memang harus melakukan perjalanan, gunakan masker dan tetap berhati-hati. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jarak pandang. Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi tidak memungkinkan,” imbaunya.

Ditlantas Polda Riau memastikan layanan Samsat, SIM, Samsat Keliling, cek fisik kendaraan, BPKB dan pelayanan lainnya tetap berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat diminta memanfaatkan layanan digital seperti SIGNAL untuk urusan yang dapat diselesaikan secara daring. Langkah tersebut diharapkan membantu mengurangi mobilitas sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat selama kondisi kabut asap masih berlangsung. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *