Kanwil Kemenkum Riau Optimistis Raih Predikat WBBM Tahun 2026

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Febri Mujiono.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau terus mematangkan strategi untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut ditegaskan dalam apel pagi rutin yang digelar di Ruang Serbaguna Ismail Saleh, Senin (11/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Yeni Nel Ikhwan, pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, hingga peserta magang.

Dalam apel tersebut, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono bertindak sebagai pembina apel dan menyampaikan arahan strategis terkait penguatan inovasi organisasi sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas.

Febri menekankan inovasi unggulan Kanwil Kemenkum Riau harus terus dikembangkan dan diperkuat manfaatnya, khususnya dalam mendukung pelayanan publik yang efektif dan transparan.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian PANRB, setiap inovasi yang diusulkan wajib memiliki latar belakang yang jelas serta dampak yang terukur, baik bagi masyarakat maupun efisiensi internal organisasi.

Baca juga: Rakor Bersama Mendagri, Pemko Pekanbaru Waspadai Lonjakan Harga Pangan

“Inovasi Magangkum bukan sekadar sistem administratif, melainkan instrumen penting dalam pembangunan Zona Integritas. Kita harus mampu menunjukkan data dukung yang komprehensif, mulai dari statistik peserta dari tahun ke tahun hingga testimoni nyata dari pengguna layanan,” ujar Febri.

Sementara itu, Rudy Hendra Pakpahan mendorong seluruh tim kelompok kerja (pokja) bekerja optimal dalam memenuhi indikator penilaian WBBM. Ia menegaskan transformasi budaya kerja harus tercermin dalam peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Tahun ini adalah momentum kita untuk membuktikan komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih. Kami berharap seluruh jajaran bersinergi memastikan setiap program kerja memiliki dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rudy.

Ia juga menekankan kesiapan data dan penguatan narasi inovasi menjadi faktor penting dalam menghadapi proses penilaian pembangunan Zona Integritas.

Kanwil Kemenkum Riau optimistis mampu meningkatkan standar pelayanan publik sekaligus meraih predikat tertinggi dalam pembangunan Zona Integritas di Provinsi Riau. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *