Warga Keluhkan Damkar PHR Lambat, Pemko Pekanbaru Minta Respons Dipercepat

Pemko Pekanbaru meminta Damkar PHR memperkuat koordinasi dan respons setelah warga Lembah Damai mengeluhkan lambannya penanganan kebakaran.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta pemadam kebakaran PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat koordinasi dan respons terhadap laporan kebakaran di permukiman warga sekitar wilayah operasional perusahaan.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai, Rabu (7/10/2026).

Markarius mengatakan, warga sebelumnya mengeluhkan lambannya respons Damkar PHR saat kebakaran terjadi pada Selasa (6/10/2026) dini hari.

“Ini salah satu curhatan warga melalui ketua RT dan RW. Respons pemadam kebakaran dari PHR terhadap laporan warga di sini kurang. Sehingga, mobil Damkar PHR tidak turun ke lokasi,” kata Markarius.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera dikoordinasikan agar warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional PHR memperoleh penanganan kebakaran secara cepat.

Markarius menjelaskan, warga Kelurahan Lembah Damai selama ini terbiasa menghubungi pihak perusahaan ketika terjadi kebakaran karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan area operasional PHR.

Kebiasaan tersebut, kata dia, sudah berlangsung sejak wilayah itu masih berada dalam pengelolaan Chevron maupun Caltex.

Baca juga: Gibran Tanggapi Putusan MK soal Ijazah SMA

“Karena warga di sini sudah terbiasa melapor ke PHR, mereka tidak terbiasa melaporkan kebakaran ke Damkar Pemko. Akibat sibuk menghubungi pihak PHR, ternyata responsnya lambat. Akhirnya warga baru menghubungi Damkar Pemko Pekanbaru,” ujarnya.

Di sisi lain, Markarius mengapresiasi respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru yang tiba di lokasi sekitar empat menit setelah menerima laporan.

“Dari telepon masuk sampai ke sini sekitar empat menit. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Damkar yang bisa datang lebih awal,” katanya.

Ia menilai kecepatan penanganan sangat penting mengingat karakteristik permukiman di kawasan Lembah Damai yang cukup padat. Jarak antarrumah yang berdekatan membuat api berpotensi dengan cepat merembet ke bangunan lain.

“Memang hari ini cukup banyak yang terdampak kebakaran. Namun, kalau lebih lambat lagi, tentu rumah yang terbakar akan lebih banyak. Apalagi kawasan Lembah Damai ini karakteristik rumahnya berdekatan, hanya berjarak sekitar satu meter,” tutur Markarius.

Karena itu, Pemko Pekanbaru berharap Damkar PHR dapat meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kota dan turut membantu penanganan kebakaran di kawasan permukiman yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Wilayah Kelurahan Lembah Damai ini berbatasan langsung dengan PHR,” pungkasnya. (*red)

» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *