MEDAN, SINURBERITA.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh rumah ibadah berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba, terutama untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Bobby menilai rumah ibadah memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi, pembinaan moral, serta mendorong generasi muda menjalani kegiatan positif agar terhindar dari bahaya narkoba.
Ajakan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri Pemberkatan Santuario Paroki St. Yohanes Paulus II di Namo Pencawir, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (25/10/2026).
Menurut Bobby, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, TNI, Polri, dan lembaga keagamaan. Pasalnya, peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius di Sumatera Utara.
“Baru saja di Belawan polisi mengamankan 1 ton lebih ketamine. Tantangan kita melawan narkoba masih sangat besar. Saya sangat berharap rumah ibadah terus bekerja sama dengan pemerintah, TNI/Polri untuk memberantas narkoba,” kata Bobby.
Ia menegaskan, upaya memerangi narkoba tidak hanya bertujuan melindungi generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan zat terlarang, tetapi juga menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Bobby menyebut, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas membutuhkan generasi muda yang sehat, berkualitas, dan memiliki karakter kuat. Karena itu, pembinaan melalui rumah ibadah dinilai penting untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif lingkungan.
“Rumah ibadah menjadi salah satu penguat SDM kita menuju Indonesia Emas. Oleh karena itu, kita wajib membimbing mereka jauh dari narkoba dan melakukan kegiatan-kegiatan positif,” ujarnya.
Senada dengan Bobby, Uskup Agung Medan Kornelius Sipayung menyatakan kesiapan pihak gereja untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membimbing anak muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, unggul, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
“Kami tentu siap terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk menyelamatkan anak-anak kita dari narkoba, menuntun mereka menjadi anak muda yang religius dan unggul,” kata Kornelius.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Langkat Tiorita br Surbakti, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, Plt Sekdako Medan Erfin Fachrur Razi, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut, pastor, biarawati, serta sejumlah undangan lainnya.
Sinergi antara pemerintah dan rumah ibadah diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda di Sumatera Utara. (*Ery)
» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA














