PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar. Menurutnya, perkembangan UMKM yang semakin nyata menunjukkan sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Hal itu disampaikan Bahasan usai menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan 2026 di Auditorium Universitas Tanjungpura, Senin (26/10/2026).
“UMKM di Pontianak dan Kalimantan Barat harus terus eksis. Sekarang sudah terlihat bahwa banyak yang mulai naik kelas,” ujarnya.
Bahasan menilai, perubahan penyebutan dari “pelaku usaha UMKM” menjadi “pengusaha UMKM” bukan sekadar persoalan istilah. Menurutnya, penyebutan tersebut dapat membangun rasa percaya diri sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk melihat usahanya sebagai bagian penting dari perekonomian.
“Kalau sebelumnya disebut pelaku usaha UMKM, sekarang disebut pengusaha UMKM. Ini menurut saya luar biasa karena memberi motivasi dan semangat kepada mereka,” katanya.
Ia berharap, semangat tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas produk, pengelolaan manajemen usaha, strategi pemasaran, serta kemampuan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Bahasan juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Barat. Ia menyebutkan, telah ada penandatanganan komitmen bersama oleh 14 kabupaten dan kota untuk mendukung pengembangan UMKM.
“Sudah ada penandatanganan bersama dari 14 kabupaten dan kota. Ini menjadi komitmen bahwa pemerintah daerah harus terus memberikan dukungan terbaik kepada UMKM,” ungkapnya.
Menurut Bahasan, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui langkah nyata agar UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang lebih kuat dan memiliki jangkauan pasar lebih luas.
“Yang kita inginkan bukan sekadar UMKM tetap ada, tetapi benar-benar tumbuh, berkembang, dan semakin berdaya saing,” tegasnya.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat ekosistem UMKM di Kota Pontianak.
Dengan dukungan yang konsisten dan berkelanjutan, Bahasan optimistis semakin banyak pengusaha UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.
“Kalau dukungannya kuat dan berkelanjutan, saya yakin semakin banyak pengusaha UMKM kita yang naik kelas,” pungkasnya. (*Jai)
» Simak berita lainnya di Google News SINURBERITA














