Bupati Tapteng Salurkan Bantuan Pangan 1.394 Ton Beras untuk 46.490 Penerima

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu launching bantuan pangan 1.394,7 ton beras untuk 46.490 penerima di 20 kecamatan alokasi Juli-September 2026.

TAPTENG, SINURBERITA.COM — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) resmi menyalurkan Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Bantuan berupa beras sebanyak 1.394,7 ton tersebut diperuntukkan bagi 46.490 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 20 kecamatan.

Penyaluran bantuan pangan itu secara resmi dilaunching Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., di Halaman Kantor Camat Pandan, Senin (31/8/2026).

Program tersebut merupakan bantuan Pemerintah Pusat melalui program Presiden untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat.

Dalam sambutannya, Masinton menekankan pentingnya akurasi data penerima agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Ia meminta camat, lurah, kepala desa, kepala lingkungan (kepling), serta Dinas Sosial melakukan pemutakhiran data secara berkala. Menurutnya, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) harus terus diperbarui, terutama ketika terjadi perubahan kondisi sosial ekonomi maupun setelah bencana.

“Data harus terus kita perbaiki. Kalau ada kesalahan pendataan di tingkat bawah, segera diperbaiki sehingga bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Masinton.

Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 3,5 Kilometer

Bupati juga menegaskan bahwa penetapan penerima bantuan harus dilakukan secara adil dan tidak boleh dipengaruhi hubungan keluarga, kedekatan dengan perangkat pemerintahan, suku, agama, maupun pilihan politik.

“Tidak boleh ada pilih kasih. Jangan karena keluarga, perangkat, suku, agama atau karena pilihan politik. Yang harus menjadi prioritas adalah masyarakat yang memang menjadi korban dan terdampak, terutama mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Berdasarkan data DTSN, bantuan pangan tersebut disalurkan kepada 46.490 penerima yang tersebar di 215 desa/kelurahan pada 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap alokasi. Dengan tiga bulan alokasi, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

Secara keseluruhan, volume beras yang disalurkan mencapai 1.394.700 kilogram atau sekitar 1.394,7 ton.

Penyaluran perdana dilakukan di seluruh wilayah Kecamatan Pandan selama lima hari kerja. Setelah itu, penyaluran dilanjutkan secara bertahap ke seluruh kecamatan di Tapanuli Tengah.

Masinton juga meminta masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima agar melapor kepada pemerintah desa atau kelurahan untuk dilakukan verifikasi pada periode berikutnya.

Baca juga: Mobil Tangki PT Indra Angkola Batal Bongkar BBM di PPN Sibolga, Faktur Pajak Dipertanyakan

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Sibolga, Muhamad Bagus Aminullah, memastikan ketersediaan stok beras sekitar 4.500 ton untuk mendukung berbagai penugasan pemerintah, termasuk penyaluran Bantuan Pangan di Tapanuli Tengah.

BULOG juga berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan. Apabila masyarakat menerima beras dalam kondisi rusak atau jumlahnya tidak sesuai, masyarakat diminta melapor melalui pemerintah desa atau kelurahan untuk ditindaklanjuti dan diganti oleh BULOG.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, mari kita pastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar berhak. Bantuan pangan ini jangan diperjualbelikan,” ujar Muhamad Bagus.

Kegiatan launching turut dihadiri jajaran Pemkab Tapanuli Tengah, unsur Forkopimka, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pandan, serta masyarakat penerima Bantuan Pangan. (*Ast)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *