JAKARTA, SINURBERITA.COM — DHL Express akan melakukan penyesuaian tarif layanan pengiriman ekspres internasional di Indonesia mulai 1 Januari 2027. Penyesuaian tarif tahunan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan biaya operasional dan dinamika industri logistik global.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengatakan perdagangan internasional terus membuka peluang bagi pelaku usaha. Namun, di sisi lain, rantai pasok dan arus pengiriman lintas negara semakin kompleks.
“Karena itu, kami terus berinvestasi pada jaringan global, teknologi digital, infrastruktur keamanan, dan berbagai inisiatif lingkungan untuk membantu pelanggan mengembangkan bisnis mereka,” ujar Ahmad Mohamad dalam keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).
Menurut Ahmad, penyesuaian tarif tahunan diperlukan agar DHL Express dapat mempertahankan standar pelayanan dan keandalan yang diharapkan pelanggan, sekaligus memperkuat jaringan operasional perusahaan di berbagai negara.
DHL Express yang melayani lebih dari 220 negara dan wilayah menyebut struktur biaya operasional perusahaan dipengaruhi berbagai faktor, baik kondisi ekonomi masing-masing negara maupun perkembangan pasar global.
Selain inflasi dan fluktuasi nilai tukar, sejumlah faktor lain turut memengaruhi biaya operasional, antara lain harga energi, kebutuhan kepatuhan terhadap regulasi, serta biaya administrasi yang berkaitan dengan perkembangan aturan kepabeanan, keamanan, dan ketentuan lain yang diterapkan otoritas nasional maupun internasional.
Tekanan pada pasar tenaga kerja di berbagai negara juga disebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan biaya operasional perusahaan.
Investasi Infrastruktur dan Armada
Di tengah dinamika tersebut, DHL Express menyatakan terus melakukan investasi untuk mendukung pertumbuhan pelanggan sekaligus menjaga ketahanan jaringan internasionalnya.
Investasi tersebut mencakup pengembangan infrastruktur global, armada, teknologi digital, serta penguatan operasional. Salah satu pencapaian terbaru perusahaan adalah penyelesaian pengiriman seluruh armada yang terdiri atas 28 pesawat kargo Boeing 777.
Perusahaan juga terus meningkatkan penggunaan pesawat yang lebih hemat bahan bakar serta memperluas dan meningkatkan fasilitas di berbagai wilayah operasional.
Perkuat Keamanan dan Teknologi Digital
DHL Express juga memperkuat aspek keamanan dalam kegiatan operasionalnya. Pada 2026, perusahaan menyatakan telah memiliki lebih dari 500 fasilitas bersertifikasi TAPA di seluruh dunia.
Pencapaian tersebut didukung investasi jangka panjang pada teknologi keamanan, infrastruktur, dan proses operasional.
Selain keamanan fisik, perusahaan memperkuat infrastruktur teknologi dan sistem informasi untuk meningkatkan keamanan siber, keandalan sistem, visibilitas pengiriman, serta efisiensi operasional.
Investasi pada solusi digital pelanggan, termasuk kapabilitas berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengembangan platform MyDHL+, diarahkan untuk membantu pelanggan menyederhanakan proses pengiriman internasional.
Fokus pada Keberlanjutan
Selain penguatan jaringan dan teknologi, DHL Express menyatakan keberlanjutan tetap menjadi salah satu prioritas perusahaan.
Berbagai investasi dilakukan melalui penggunaan pesawat yang lebih hemat bahan bakar, Sustainable Aviation Fuel (SAF), kendaraan listrik, fasilitas netral karbon, serta sejumlah inisiatif lainnya.
Langkah tersebut ditujukan untuk mengurangi emisi dari kegiatan operasional sekaligus mendukung pelanggan dalam mencapai target lingkungan mereka.
Penyesuaian tarif layanan DHL Express di Indonesia akan mulai berlaku pada 1 Januari 2027. Informasi lebih lanjut mengenai layanan, tarif, dan biaya tambahan dapat diperoleh melalui kanal resmi DHL Express. (*Fajar)
» Simak berita lainnya di Google News SINUR BERITA





















