SIBOLGA, SINURBERITA.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) menetapkan kepengurusan baru IDMI untuk wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Dalam penetapan tersebut, Al Ustadz Sarmin Tanjung, S.Pd dipercaya sebagai Ketua IDMI Sibolga-Tapanuli Tengah. Ia didampingi Al Ustadz Wawan S. Tanjung sebagai Sekretaris dan Al Ustadz Andi Nova, M.Pd sebagai Bendahara.
Penetapan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program organisasi dan memperkuat kegiatan dakwah di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPW IDMI akan diterbitkan dalam waktu dekat. SK tersebut nantinya menjadi dasar legalitas bagi pengurus untuk melakukan konsolidasi organisasi, membentuk jajaran kepengurusan, serta menjalankan program kerja.
Baca juga: Diduga Kuras Uang Rp11 Miliar Milik Ayahnya, Sang Adik Somasi Kakak Kandung
Ketua IDMI Sibolga-Tapanuli Tengah terpilih, Al Ustadz Sarmin Tanjung, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya.
Menurut Sarmin, pembentukan kepengurusan yang mencakup Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi momentum untuk memperluas ruang pengabdian para dai muda.
“Terbentuknya kepengurusan ini merupakan momentum besar bagi kita semua. Wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki potensi yang sangat luas. Kami berharap keberadaan IDMI di dua daerah ini dapat memberikan kesempatan dan ruang yang lebih besar bagi para dai muda untuk berkarya, mengabdi, serta mengasah potensi diri,” ujar Sarmin.
Baca juga: Mendagri Tinjau Pemulihan Pascabencana Tapteng, Minta Pembangunan Dilakukan Masif
Ia mengatakan, tantangan dakwah di tengah perkembangan zaman membutuhkan dai muda yang adaptif, memiliki wawasan luas, serta mampu berkomunikasi dan merangkul berbagai lapisan masyarakat.
Karena itu, keberadaan IDMI diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi para dai muda, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan kapasitas untuk mendukung kegiatan dakwah yang lebih luas.
Setelah SK kepengurusan diterbitkan, pengurus KSB bersama anggota akan melakukan konsolidasi internal serta membangun komunikasi dengan tokoh agama, pemangku kepentingan dan masyarakat di Kota Sibolga maupun Kabupaten Tapanuli Tengah.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program dakwah dan pembinaan umat di kedua wilayah tersebut. (*red)





















