TAPTENG, SINURBERITA.COM – Warga Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah di bawah komando Letkol Arh Wahyu Hidayat atas bantuan alat berat yang digunakan untuk membersihkan material longsor dan menggali parit secara gratis.
Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memulihkan akses jalan utama desa yang sempat tertutup material longsor akibat bencana alam yang terjadi pada November 2025.
Sekretaris Desa Aek Garut, Herman Harefa, mengatakan seluruh warga merasa terbantu dengan pengerahan alat berat berupa excavator dari Kodim 0211/TT. Material tanah yang menutupi badan jalan berhasil dipindahkan, sementara parit yang sebelumnya tersumbat kini kembali berfungsi sehingga aliran air menjadi lancar.
“Sejak bencana alam beberapa bulan lalu, kondisi jalan utama desa sangat memprihatinkan. Saat hujan turun, warga yang melintas sering mengalami kesulitan bahkan terjatuh karena jalan dipenuhi lumpur,” ujar Herman, Selasa (4/8/2026).
Baca juga: Pekanbaru Jadi Sorotan Dunia, Delegasi Tiga Negara Hadiri Forum Kota Hijau IMT-GT GCMC
Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan warga Desa Aek Garut, tetapi juga masyarakat dari Kelurahan Sipange dan pengguna jalan lainnya yang melintasi kawasan tersebut.
Menurut Herman, berbagai upaya gotong royong telah dilakukan warga. Namun, keterbatasan tenaga dan beratnya material longsor membuat pembersihan secara manual tidak membuahkan hasil maksimal.
“Parit yang dibersihkan secara manual hanya bertahan sebentar. Ketika hujan turun, material tanah kembali menutup saluran sehingga air meluap ke badan jalan,” katanya.
Dengan bantuan alat berat dari Kodim 0211/TT, material longsor berhasil dibersihkan, parit dinormalisasi, bahkan dibuat saluran baru untuk mengalirkan air dari pegunungan sehingga tidak lagi menggenangi permukiman warga.
Baca juga: Sah! Mahkamah Agung Tolak Kasasi BPR Fianka, Putusan Banding OJK Riau Inkrah
Herman menegaskan bantuan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya, meski alat berat awalnya diperuntukkan mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Aek Garut.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI Kodim 0211/TT. Bantuan alat berat ini diberikan secara gratis sehingga sangat meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tanpa bantuan tersebut, kondisi jalan desa diperkirakan akan semakin parah pada musim hujan dan berpotensi mengisolasi wilayah Desa Aek Garut.
“Kepedulian TNI melalui Kodim 0211/TT sangat dirasakan manfaatnya. Kini akses jalan menjadi lebih baik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman,” tutup Herman. (*Ast)





















