PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026 tingkat Kota Pontianak sekaligus keluar sebagai pemenang pada ajang yang sama di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Keberhasilan tersebut ditopang oleh inovasi pelayanan publik berbasis digital serta kolaborasi aktif antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Lurah Sungai Jawi, Purwati, mengatakan Lomba Desa dan Kelurahan merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengevaluasi tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan sesuai indikator dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2015.
“Lomba ini diadakan setiap tahun sekali. Ini merupakan evaluasi dan monitoring bagi tata kelola pemerintahan di kelurahan,” ujar Purwati usai penyerahan penghargaan tingkat Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (4/8/2026).
Pada tingkat Kota Pontianak, Kelurahan Sungai Jawi berhasil meraih Juara I. Sementara posisi berikutnya ditempati Kelurahan Pal Lima, Bangka Belitung Laut, Siantan Tengah, Akcaya, dan Tanjung Hilir.
Baca juga: Pemko Pekanbaru Siapkan Seragam Gratis untuk 20.800 Siswa Baru SD dan SMP Negeri
Menurut Purwati, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah kecamatan, organisasi perangkat daerah, aparatur kelurahan, dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi berbagai indikator penilaian.
Kelurahan Sungai Jawi mengusung sejumlah inovasi pelayanan publik, di antaranya Si Paling Sungai Jawi, sebuah sistem integrasi pelayanan dalam satu tautan yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara cepat dan efisien.
Selain itu, terdapat inovasi Gesit (Gerakan Sungai Jawi Sadar Digital), Jawara Sungai Jawi UMKM, serta Karisma, inovasi berbasis kawasan yang mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan.
“Si Paling Sungai Jawi ini sistem integrasi pelayanan dalam satu link. Tujuannya untuk memadukan pelayanan publik di Kelurahan Sungai Jawi agar semakin prima,” jelas Purwati.
Baca juga: Sah! Mahkamah Agung Tolak Kasasi BPR Fianka, Putusan Banding OJK Riau Inkrah
Ia menilai berbagai inovasi tersebut menjadi nilai tambah dalam penilaian karena tidak hanya memperkuat aspek administrasi, tetapi juga menunjukkan kemampuan kelurahan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Purwati berharap prestasi hingga tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan.
“Dukungan masyarakat sangat membantu. Karena tanpa partisipasi masyarakat, kelurahan tidak mungkin bisa memenuhi seluruh indikator yang diminta,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh lurah di Kota Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Bagi yang berprestasi, ini menjadi pemicu dan motivasi semangat kepada para lurah untuk terus bekerja, memberi layanan kepada masyarakat yang lebih baik dan lebih baik lagi ke depan,” ujarnya. (*Jaiyadi)





















