BANGKA, SINURBERITA.COM – Gedung DPRD Kabupaten Bangka akan menjalani rehabilitasi dan pemeliharaan pada sejumlah bagian dengan menggunakan anggaran APBD Tahun 2026. Pagu anggaran kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Kepala Bagian Umum DPRD Kabupaten Bangka, Al Imran, mengatakan pekerjaan rehabilitasi dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026).
Menurut Al Imran, rehabilitasi dilakukan karena gedung DPRD Kabupaten Bangka telah berdiri hampir 30 tahun. Namun, pekerjaan tidak mencakup seluruh bangunan, melainkan hanya pada sejumlah bagian yang dinilai membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan.
“Perbaikan dilakukan di beberapa titik gedung DPRD karena gedung ini sudah berdiri hampir 30 tahun,” ujar Al Imran.
Sejumlah bagian yang akan diperbaiki antara lain ruang komisi, ruang fraksi, ruang pimpinan, serta ruang paripurna. Selain itu, pekerjaan juga mencakup perbaikan instalasi air dan pemasangan panel.
Al Imran menjelaskan, proses lelang kegiatan tersebut telah selesai. Pemenang lelang adalah CV Dhimas Perkasa dari Pangkalpinang dengan nilai penawaran sebesar Rp1.287.480.000.
“Saat ini kita menunggu pelaksanaan pekerjaan dan pengawasannya dari Dinas PU Bangka,” katanya.
Ia menyebutkan, rencana perbaikan Gedung DPRD Bangka sebenarnya telah dijadwalkan sejak 2024. Perencanaan kemudian diajukan dalam anggaran perubahan tahun 2025, tetapi pekerjaan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu.
“Sepertinya waktu itu belum keburu dikerjakan karena waktunya mepet. Akhirnya bulan September 2026 ini baru dimulai pengerjaan,” jelasnya.
Al Imran berharap pelaksanaan rehabilitasi dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, serta mendapat pengawasan dari berbagai pihak.
“Kita berharap perlu pengawasan dari semua pihak agar dalam pengerjaan nanti sesuai dengan perencanaan dan hasilnya memuaskan,” ujarnya.
Ia juga berharap tidak terjadi kendala selama proses pekerjaan sehingga rehabilitasi Gedung DPRD Bangka dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Saya berharap pengerjaannya nanti bisa lancar dan tepat waktu sesuai dengan perencanaan, tidak ada persoalan,” tutur Al Imran. (*Hry)





















