LANDAK, SINURBERITA.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Hilir Kantor berhasil memanen jagung hibrida sebanyak sekitar 3 ton dari lahan seluas satu hektare di Dusun Selojeng, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Rabu (3/6/2026). Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, serta berbagai pihak dalam mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Panen jagung hibrida tersebut dihadiri Camat Ngabang, Brian Paskalis Dilen, Ps. Panit I Binmas Polsek Ngabang, Aiptu M. Hendra mewakili Kapolsek Ngabang, Kepala Dusun Selojeng Petrus Erus mewakili Kepala Desa Hilir Kantor, Bhabinkamtibmas Desa Hilir Kantor Aipda Ya’Hendri, Ketua BPD Lukas Pande, Direktur BUMDes Agustinus, S.H., penyuluh pertanian lapangan (PPL) Firyo, Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Aiptu Hermawan, Babinsa Serda De Simanjuntak, Ketua Gabungan Kelompok Tani Selojeng Edi Surianto, perwakilan Dinas Perkebunan Mukiang, Ketua Kelompok Tani Selojeng Harman, serta anggota Kelompok Tani Karya Bersama.
Baca juga: Perbakin Pontianak Perkuat Pembinaan Atlet, Siap Hadapi Kejuaraan Bergengsi
Camat Ngabang, Brian Paskalis Dilen, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pertanian jagung hibrida di Desa Hilir Kantor. Menurutnya, keberhasilan panen ini menunjukkan sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai penopang ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Panen jagung hibrida ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, serta stakeholder terkait. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang Kompol Zuanda menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan personel Polri melalui Bhabinkamtibmas dan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan merupakan bentuk komitmen dalam mendampingi masyarakat guna meningkatkan produktivitas pertanian di tingkat desa.
Baca juga: Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN, Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Ditahan
“Kami mengapresiasi keberhasilan panen jagung hibrida BUMDes Desa Hilir Kantor. Kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan bertujuan memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus produktif mengelola sektor pertanian. Dengan hasil panen yang baik seperti ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” kata Kompol Zuanda.
Keberhasilan panen sekitar tiga ton jagung hibrida dari lahan satu hektare tersebut diharapkan menjadi pemicu peningkatan luas tanam pada musim berikutnya. Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, BUMDes, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Landak. (*Jaiyadi)





















