SIBOLGA, SINURBERITA.COM – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Nauli Sibolga pada Sabtu malam (11/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penanganan pascakebakaran berjalan optimal sekaligus menyiapkan langkah pemulihan bagi para pedagang yang terdampak.
Didampingi Wakil Wali Kota Sibolga dan sejumlah pejabat daerah, Wali Kota memastikan petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
“Kami telah menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan membuka posko pendataan bagi seluruh pedagang yang terdampak, baik pemilik kios maupun pedagang pelataran. Selanjutnya pemerintah akan menggelar rapat untuk menentukan langkah penanganan, termasuk menyiapkan lokasi sementara agar aktivitas perdagangan dapat segera kembali berjalan,” kata Akhmad Syukri di lokasi.
Pemerintah Kota Sibolga berencana memanfaatkan area parkir Pasar Nauli sebagai lokasi relokasi sementara. Jika kapasitasnya tidak mencukupi, pemerintah akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk menggunakan sebagian badan Jalan Patuan Anggi sebagai tempat berdagang sementara.
Berdasarkan hasil peninjauan awal, sekitar 80 hingga 90 persen bangunan pasar mengalami kerusakan akibat kebakaran. Untuk memastikan kondisi bangunan, Pemerintah Kota Sibolga akan melibatkan tenaga ahli guna mengkaji tingkat kerusakan sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya, baik revitalisasi maupun usulan pembangunan pasar baru kepada pemerintah pusat.
Wali Kota menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menyediakan lokasi berdagang sementara bagi para pedagang yang terdampak.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, di antaranya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, personel Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah, Tim Damkar Mujur Timber, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya yang membantu proses pemadaman.
Akhmad Syukri mengungkapkan dirinya menerima informasi kebakaran saat masih dalam perjalanan dari Medan menuju Sibolga. Setelah menerima laporan tersebut, ia langsung menginstruksikan percepatan proses pemadaman dan evakuasi. Setibanya di Sibolga, ia segera menuju lokasi untuk memastikan penanganan berlangsung dengan baik.
Turut mendampingi peninjauan tersebut Sekretaris Daerah Kota Sibolga Herman Suwito, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Liman Hamonangan Sinaga, Kasatpol PP Muhammad Rasyd Manalu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Romatua Hasonangan Panjaitan, serta perwakilan Polres Sibolga.
Hingga kini, pemerintah masih melakukan pendataan terhadap jumlah pedagang yang terdampak serta mengkaji besaran kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunan Pasar Nauli Sibolga. (*Ast)





















