TAPTENG, SINURBERITA.COM — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan hunian bagi korban bencana sekaligus pemulihan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan kerja itu, Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapteng, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Lokasi yang ditinjau berada di kawasan Huntap yang dibangun di lahan Asrama Haji Pinangsori, Jalan Ferdinand Lumban Tobing, Kelurahan Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori.
Selain melihat langsung kondisi bangunan, Gibran berdialog dengan warga penerima Huntap. Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar aspirasi, harapan, sekaligus berbagai kebutuhan masyarakat selama menjalani masa pemulihan pascabencana.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu kemudian memaparkan perkembangan pembangunan Huntap kepada Wapres. Berdasarkan laporan pemerintah daerah, kawasan tersebut terdiri atas 118 unit rumah yang diprioritaskan bagi warga terdampak bencana alam pada 25 November 2025.
Pembangunan Huntap tersebut merupakan hasil kolaborasi pendanaan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Masinton juga menjelaskan perkembangan sejumlah fasilitas pendukung di kawasan hunian tersebut.
Untuk kebutuhan air bersih, warga saat ini memanfaatkan sumur bor sebagai solusi sementara. Sementara itu, pembangunan dan perbaikan jaringan perpipaan permanen tengah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Pada sektor kelistrikan, jaringan PLN telah terpasang dan mendukung kebutuhan listrik di kawasan Huntap.
Sementara untuk infrastruktur dan utilitas, pembangunan jalan lingkungan menggunakan paving block serta drainase batu masih dikebut oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tapteng.
Adapun fasilitas internet luar ruangan disediakan Dinas Komunikasi dan Informatika Tapteng dengan dukungan dari Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, provinsi, serta pihak terkait agar seluruh kebutuhan fasilitas dasar di kawasan Huntap ini dapat terpenuhi secara bertahap dan layak,” ujar Masinton.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga menyerahkan bantuan langsung kepada warga penghuni Huntap. Sebanyak 118 paket kebutuhan pokok diberikan kepada masing-masing keluarga.
Selain sembako, bantuan juga mencakup buku tulis dan mainan boneka bagi anak-anak. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia turut mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.
Kunjungan Wapres Gibran ke Huntap Pinangsori diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Pemulihan tidak hanya diarahkan pada penyediaan tempat tinggal, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan layak. (*Ast)





















