TAPTENG, SINURBERITA.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan sabodam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur mitigasi bencana berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana.
Pembangunan sabodam menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pengendalian dan mitigasi risiko bencana, sekaligus mendukung percepatan pemulihan wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah pascabencana.
Di lokasi pembangunan, Gibran menegaskan pemerintah akan terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan selama proses pemulihan.
Baca juga: Wapres Gibran Tinjau SMAN 1 Barus, Pastikan Pemulihan Pendidikan Pascabencana Berjalan
“Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak merupakan hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat selama masa pemulihan dapat ditangani,” ujar Gibran.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pascabencana tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi fisik, tetapi juga harus mampu memperkuat perlindungan masyarakat dari potensi bencana di masa mendatang.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, kata dia, perlu memastikan setiap program penanganan pascabencana terlaksana secara tepat sasaran serta menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kunjungan Wapres tersebut turut dihadiri Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf. Iwan Budiarso, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr. (SOU), Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, anggota DPRD Tapanuli Tengah Famoni Gulo, S.H., M.Pd., C.PL., sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Tapanuli Tengah, Camat Tukka, serta masyarakat setempat.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapanuli Tengah berjalan efektif, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana berikutnya. (*Ast)





















