LAMTIM, SINURBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat. Penyaluran perdana berlangsung di Gudang Bulog Gedong Dalam, Kecamatan Batanghari Nuban, Selasa (19/5/2026).
Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Badan Pangan Nasional dalam rangka menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi dan kondisi musiman yang memengaruhi ketersediaan bahan pangan.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial, perwakilan Perum Bulog Cabang Metro, unsur Forkopimcam Batanghari Nuban, para kepala desa, serta petugas penyalur bantuan.
Baca juga: FORMAS-GEMPAR Guncang Cabdis Wilayah X, Desak Bobby Nasution Copot Ahmad Dasuki
Pemimpin Perum Bulog Cabang Metro, Ferdian Darma Atmaja, mengatakan penyaluran ini merupakan hari kedua pelaksanaan bantuan pangan tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa bantuan tidak hanya berupa beras, tetapi juga minyak goreng.
“Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Karena disalurkan sekaligus untuk Februari dan Maret, maka masyarakat menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program ini merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional kepada Bulog untuk menyalurkan beras pemerintah yang diserap dari petani, termasuk dari wilayah Lampung Timur.
Ferdian berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah.
Baca juga: Fantastis! PD SINA Raup Rp228 Juta dari Aset Pemko, Setor Kas Daerah Hanya Rp10 Juta
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Bulog atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, bantuan pangan ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog yang terus berkomitmen menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” kata Azwar Hadi.
Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, hingga pemerintah desa.
Azwar juga mengingatkan seluruh pihak terkait agar memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran sesuai data yang telah ditetapkan.
“Petugas harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Timur, khususnya bagi kelompok masyarakat kurang mampu. (*Iman)




















