TAPTENG, SINURBERITA.COM – Dunia Pendidikan di Tapanuli Tengah terus bangkit pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Hal ini terbukti, hari ini, Bupati Masinton Pasaribu, S.H., M.H meresmikan penggunaan Gedung sementara Sekolah SDN 155683 Sigiring-giring yang berada di Kelurahan Hutanabolon Kecamatan Tukka. Kamis 30 April 2026.
Gedung sementara sekolah ini merupakan hasil bantuan dari Save The Children dan PT. Lion Super Indo yang diharapkan bisa membangkitkan semangat para siswa untuk meraih cita- cita.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu pemulihan sektor pendidikan pascabencana. Ia menegaskan bahwa meskipun bangunan sekolah mengalami kerusakan, semangat belajar para siswa tidak boleh ikut runtuh.
“Sekolah ini mungkin sederhana dan bersifat sementara, tetapi dari tempat inilah kita berharap lahir generasi hebat guru, dokter, TNI, Polri, bahkan pemimpin masa depan,” ujar Masinton.
Baca juga: Proyek Galian PDAM Tirta Raharja Diduga Abaikan K3 dan Ancam Keselamatan Publik
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menargetkan pembangunan kembali sekitar 70 unit sekolah rusak dalam tahun ini, termasuk pembangunan infrastruktur jalan, hunian tetap, serta fasilitas layanan dasar seperti puskesmas di wilayah terdampak.
“Prinsip pembangunan pascabencana adalah membangun lebih kuat, aman, dan tangguh. Kami mohon masyarakat bersabar karena semua proses mengikuti mekanisme penganggaran dan legalitas lahan,” tambahnya.
Masinton turut menyampaikan terima kasih kepada Raynol Hermes Tambunan yang telah menghibahkan lahannya untuk pembangunan ruang belajar sementara tersebut.
Sementara itu, perwakilan Board Save the Children, Fransiska Sontiara Savitri, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru dan siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal meski dalam kondisi darurat.“Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar, berkreasi, dan berinteraksi. Ini adalah langkah awal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Baca juga: Kanit Provos Aipda CH Sihombing Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Perwakilan PT Lion Super Indo, Yuvlinda Susanta, menegaskan bahwa pembangunan ruang belajar sementara ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak terdampak bencana.
“Bangunan ini mungkin sementara, tetapi harapan dan cita-cita anak-anak tidak boleh tertunda. Ini adalah wujud nyata solidaritas kami untuk memastikan pendidikan tetap berjalan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan menjadi awal hubungan berkelanjutan antara pihaknya dengan masyarakat Tapanuli Tengah.
Turut hadir mewakili Dandim 0211 TT, Jajaran Save The Children, Jajaran PT. Lion Super Indo, Kadis Pendidikan Tapteng, Kaban Kesbangpol Tapteng, Plh. Kasatpol PP Tapteng, Plh Kadis Pora Tapteng, Plh. Kabag Umum Setdakab Tapteng, , Mewakili Camat Tukka, kades Sigiring-giring, Para Kepala Sekolah se-Kecamatan Tukka. (*Ast)




















