PALEMBANG, SINURBERITA.COM – Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A terus dipacu untuk mempercepat konektivitas dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hingga Agustus 2026, progres konstruksi ruas yang menghubungkan Betung hingga Tungkal Jaya itu telah mencapai 69 persen.
Pembangunan ruas tol tersebut dikerjakan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan konektivitas nasional sekaligus pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.
Sekretaris Perusahaan HKI Resnu Aditya Wuladarman mengatakan pembangunan Tol Betung-Jambi Seksi 1A tidak hanya berorientasi pada penyelesaian konstruksi, tetapi juga pada penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Dengan meningkatnya konektivitas antarwilayah, ruas tol ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sumatra Selatan dan Jambi,” ujar Resnu, Kamis (24/9/2026).
Untuk menjaga kualitas pekerjaan, HKI menerapkan standar pengendalian mutu yang mengacu pada Spesifikasi Umum untuk Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2020.
Baca juga: Daftar Napi Kelas Kakap di Lapas Cibinong, Ada Harvey Moeis hingga Ferdy Sambo
Setiap tahapan pekerjaan dilakukan melalui proses inspeksi dan pengujian mutu berdasarkan Inspection Test Plan (ITP), Quality Patrol, Walk In Site, serta QHSSE Pass. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar mutu sebelum memasuki tahapan berikutnya.
“HKI berkomitmen memastikan setiap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan. Penerapan sistem pengendalian mutu yang disiplin menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur yang kami bangun,” katanya.
Selain pengendalian mutu, HKI juga menerapkan program Re-Planting Disposal Area sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan lingkungan di sekitar area pekerjaan.
Program penghijauan kembali tersebut dilakukan pada area disposal yang telah selesai digunakan. Kegiatannya meliputi penataan lahan, penanaman vegetasi, serta pemeliharaan dan pemantauan secara berkala.
Upaya itu ditujukan untuk mengembalikan tutupan vegetasi, mengurangi risiko erosi, sekaligus menjaga kestabilan area pekerjaan.
Pembangunan Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi 1A sekaligus menjadi bagian dari kontribusi HKI dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang memperhatikan aspek kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.
“Ke depannya, HKI akan terus mendorong hadirnya infrastruktur yang tidak hanya andal dari sisi kualitas, tetapi juga menerapkan prinsip keberlanjutan melalui pengendalian mutu yang konsisten serta penerapan konstruksi yang bertanggung jawab,” tutup Resnu. (*red)
» Simak berita lainnya di Google News SINUR BERITA





















