Kakanwil Ditjenpas Riau Berikan Arahan kepada Taruna Poltekimipas Jelang Praktik Lapangan

Kakanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, memberikan pengarahan kepada 17 Taruna Poltekimipas.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, memberikan pengarahan kepada 17 Taruna Jurusan Ilmu Pemasyarakatan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) Tahun Akademik 2026 yang akan melaksanakan praktik lapangan di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), pengambilan data penelitian, serta program magang bagi taruna Jurusan Ilmu Pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Rudy menekankan pentingnya praktik lapangan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi para taruna untuk memahami tugas dan fungsi pemasyarakatan secara nyata. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan menjadi bekal penting dalam membentuk sumber daya manusia pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan praktik lapangan, Kakanwil menginstruksikan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di wilayah Riau agar mempersiapkan kegiatan secara optimal. Setiap UPT juga diminta menunjuk mentor yang akan mendampingi para taruna selama menjalani proses pembelajaran dan pelaksanaan tugas di lapangan.

Baca juga: Terungkap! BRK Syariah Akui Dugaan Pelanggaran dalam Pembiayaan Agribisnis MKM Rp53,1 Miliar

“Keberadaan taruna di UPT Pemasyarakatan diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” ujarnya.

Berdasarkan data penempatan, sebanyak 17 taruna akan menjalankan praktik lapangan di sejumlah UPT Pemasyarakatan, yakni Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pekanbaru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Lapas Kelas IIA Bangkinang, Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, serta Rutan Kelas IIB Rengat.

Melalui kegiatan ini, para taruna diharapkan mampu memahami dinamika pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara menyeluruh, sekaligus mengembangkan kemampuan teknis dan manajerial yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Praktik lapangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencetak calon insan pemasyarakatan yang siap menghadapi tantangan dan kebutuhan layanan pemasyarakatan yang terus berkembang. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar