PEKANBARU, SINURBERITA.COM — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, mendorong Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas III Rumbai mengoptimalkan pengelolaan lahan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan warga binaan.
Hal tersebut disampaikan Rudy Sianturi saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Terbuka Kelas III Rumbai, Kamis (10/9/2026). Dalam kunjungan itu, Rudy disambut Kepala Lapas Terbuka Kelas III Rumbai, Mulyo Utomo, beserta jajaran.
Rudy memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan Lapas Terbuka Rumbai dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Program tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan melalui keterlibatan langsung dalam pengelolaan dan pengolahan lahan produktif.
Menurut Rudy, kesiapan program perlu dipersiapkan secara menyeluruh sebelum warga binaan ditempatkan untuk mengikuti kegiatan produktif. Persiapan tersebut mencakup pengelolaan lahan, pemilihan komoditas, sarana pendukung, hingga pola pembinaan.
Baca juga: Diduga Kuras Uang Rp11 Miliar Milik Ayahnya, Sang Adik Somasi Kakak Kandung
“Lapas Terbuka harus menjadi tempat pembinaan yang produktif. Kita harus memastikan kesiapan lahan dan program agar ketika Warga Binaan ditempatkan, mereka dapat langsung mengikuti kegiatan yang bermanfaat dan memperoleh keterampilan,” ujar Rudy.
Ia menilai kegiatan berbasis ketahanan pangan dapat menjadi bagian penting dalam memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Dengan terlibat dalam kegiatan produktif, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke lingkungan masyarakat.
Karena itu, Lapas Terbuka Kelas III Rumbai didorong untuk memaksimalkan potensi lahan yang tersedia dengan perencanaan program yang terukur dan berkelanjutan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi produksi pangan, tetapi juga mendukung tujuan pembinaan pemasyarakatan melalui peningkatan keterampilan, kemandirian, dan kesiapan warga binaan menjalani proses reintegrasi sosial.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kanwil Ditjenpas Riau memastikan kesiapan satuan kerja pemasyarakatan dalam mengembangkan pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. (*J2R)





















